DPW PPP Bangka Belitung Gaspol Konsolidasi & Kerja Politik

jpnn.com
10 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BANGKA BELITUNG - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) langsung menginjak gas pascapelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Konsolidasi organisasi hingga kerja politik terstruktur menjadi agenda utama yang harus segera dijalankan oleh seluruh kader partai.

Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono yang membuka Muswil kali ini mengatakan, setelah agenda Muswil, maka wilayah akan melakukan musyawarah cabang dan musyawarah tingkat kecamatan.

BACA JUGA: Mardiono Tegaskan Ketahanan Pangan & Ekonomi Rakyat Jadi Prioritas Saat Kunjungi MUI NTT

“Setelah Muswil ini selesai secara nasional, maka akan diselenggarakan musyawarah cabang di seluruh kabupaten dan kota se-Bangka Belitung. Setelah itu dilanjutkan musyawarah di tingkat kecamatan, dan seluruhnya harus dituntaskan pada tahun 2026,” ujar Mardiono, di Swissbel Hotel Pangkalpinang, Sabtu (17/1/).

Menurutnya, percepatan konsolidasi ini penting mengingat pada tahun 2027 PPP sudah memasuki tahapan verifikasi pemilu. Karena itu, seluruh agenda organisasi harus dijalankan secara disiplin dan terukur oleh kader di daerah.

BACA JUGA: Mardiono Ajak Parmusi Dukung Kebijakan Prabowo Demi Kemaslahatan Umat

“Agenda-agenda ini wajib dijalankan oleh seluruh kader PPP di Kepulauan Bangka Belitung. Tidak ada waktu untuk menunda,” tegasnya.

Mardiono menjelaskan konsolidasi tersebut bertujuan membangun satu jalur politik yang saling terhubung antara daerah dan pusat, sehingga tidak terjadi kesenjangan komunikasi maupun aspirasi.

BACA JUGA: Komentar Dedi Mulyadi Soal Pembatalan Helmy Yahya dan Bossman Mardigu jadi Komisaris Bjb

“Kami akan merangkai jalan politik yang satu mata rantai. Supaya suara di daerah, baik kabupaten, kota, provinsi, hingga pusat, tidak mengalami kesenjangan,” ujar dia.

Mardiono menambahkan seluruh keputusan strategis partai tetap mengedepankan prinsip demokrasi. Setiap pembentukan struktur dan arah kebijakan akan ditentukan melalui mekanisme permusyawaratan.

“PPP adalah partai yang paling demokratis. Setiap pengambilan kebijakan, termasuk membangun struktur partai, harus melalui permusyawaratan. Nanti semuanya akan tergantung pada hasil musyawarah,” pungkasnya.

Melalui langkah cepat pasca-muswil ini, PPP menegaskan kesiapannya untuk langsung bekerja dan memperkuat mesin politik hingga ke akar rumput. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kubu Mardiono & Agus Islah, Rommy Berharap Tak Ada Pemecatan


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Demi Greenland, Trump Lagi-lagi Kobarkan Perang Dagang
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
“Tulang Punggung”, Penanda Kembalinya Fiersa Besari ke Industri Musik, Simak Lirik Lagunya
• 1 jam lalumerahputih.com
thumb
Michael Carrick tak ingin terbawa euforia usai MU kalahkan Man City
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Sungai Citarum dan Cibeet meluap sebabkan banjir di Karawang
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Biaya Stroke Tembus Rp5,8 Triliun per Tahun, Yastroki Dorong Pencegahan Sejak Dini
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.