Progres pesat pembangunan jembatan, akses warga Aceh segera pulih

antaranews.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Percepatan pemulihan akses warga di Provinsi Aceh terus dilakukan pemerintah, dimana jembatan menjadi salah satu infrastruktur yang pembangunannya dipercepat.

Tidak hanya melibatkan personel TNI dan kontraktor jembatan, warga tampak semangat terlibat dalam percepatan pemulihan akses ini.

Melalui keterangan resmi Tim Media Presiden di Jakarta, Minggu, disebutkan bahwa pembangunan jembatan Bener Pepanyi terus dikebut. Sejumlah personel TNI terpantau bergotong royong menyambungkan rangka baja jembatan bailey.

Baca juga: Delapan jembatan bailey dibangun di Aceh Timur pascbanjir

Meski bekerja di bawah terik matahari, para prajurit tetap menunjukkan semangat tinggi. Mereka tak kenal lelah demi memastikan akses transportasi warga segera pulih. Kehadiran jembatan ini sangat dinantikan masyarakat karena menjadi jalur vital penghubung antar-wilayah.

Sementara itu, di Kecamatan Telaga Barat, Kabupaten Aceh Singkil, progres pembangunan jembatan Gosong juga mendekati tahap akhir. Rangka jembatan bailey telah tersambung dengan baik. Personel TNI bersama warga setempat bergotong royong memasang lempeng baja yang akan menjadi dasar jembatan.

Jembatan ini nantinya menggantikan jembatan kayu darurat yang selama ini digunakan warga. Dengan struktur yang lebih kokoh, akses masyarakat diharapkan menjadi lebih aman dan nyaman.

Di Aceh Utara, pembangunan jembatan wisata Laut Bangka juga terus berjalan. Personel Babinsa bersama TNI lainnya tampak merangkai besi baja rangka jembatan di depan rumah warga.

Mengenakan sarung tangan dan topi pengaman, para prajurit terlihat ceria dan ikhlas membantu pemulihan akses tersebut. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga menumbuhkan rasa aman dan kebersamaan.

Progres serupa terlihat di jembatan Seuneubok, Kabupaten Bireuen. Puluhan personel TNI dikerahkan untuk mengerjakan jembatan ini.

Dalam prosesnya, alat berat digunakan untuk mengangkat besi-besi baja yang telah dirangkai dan akan menjadi rangka utama jembatan. Kolaborasi antara tenaga manusia dan peralatan modern membuat pekerjaan berjalan lebih efisien.

Baca juga: Jembatan bailey Aceh diawasi 24 jam, cegah kendaraan bermuatan lebih

Baca juga: Dua jembatan rusak terdampak bencana Aceh segera dibangun permanen

Sedangkan di jembatan Lhok Kuyuen, Aceh Utara, pembangunan telah rampung. Saat ini, personel TNI dan warga fokus pada tahap finishing.

Mereka mengecat jembatan dengan warna merah putih, sementara warga lainnya memasang bendera di sepanjang jembatan. Pemandangan tersebut mencerminkan rasa bangga sekaligus harapan akan akses yang lebih baik.

Pembangunan jembatan-jembatan ini menjadi bukti nyata sinergi TNI dan masyarakat Aceh. Tak hanya membangun infrastruktur, semangat gotong royong yang terjalin juga memperkuat kebersamaan demi kesejahteraan warga.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
VR, Metaverse, dan Loncatan Baru Pembelajaran di Ruang Kelas
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Jalan Tol Akses Bandara Soetta Kembali Tergenang Banjir, Jasa Marga Optimalkan Pompa Air
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Dana Asing Rp7,71 Triliun Keluar dari Pasar Keuangan RI dalam Sepekan, Terbanyak dari SBN
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Dapat Aduan Via Call Center 110, Polisi Cek Parkir Liar Rp 10 Ribu di Jaksel
• 1 jam laludetik.com
thumb
Sinopsis Drakor ‘Can This Love be Translated?’ yang Lagi Trending di Netflix
• 15 jam laluinsertlive.com
Berhasil disimpan.