JAKARTA, KOMPAS.TV - Banjir yang melanda RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, memaksa 201 warga meninggalkan rumah dan mengungsi ke sejumlah lokasi aman. Genangan air membuat permukiman tidak lagi memungkinkan untuk ditinggali sementara waktu.
Para pengungsi saat ini tersebar di beberapa fasilitas umum yang dialihfungsikan sebagai tempat penampungan darurat.
“Para pengungsi tersebar di beberapa masjid, musala serta gardu warga yang dijadikan tempat penampungan sementara,” kata Lurah Pegangsaan Dua, Sarmudi, di Jakarta, Minggu (18/1/2026) mengutip Antara.
Lokasi pengungsian mencakup Masjid At-Taqwa RT 003/03, Masjid Al-Husnah RT 004/03, Gardu FBR dan Mushola Darul Mukmin RT 005/03, serta Masjid Jami Albahriyah RT 006/03.
Baca Juga: Banjir Setinggi 50 Cm di Gunung Sahari: Kendaraan Masuk Jalur Transjakarta, Begini Situasinya
“Sementara RT 007/03 tercatat tidak ada pengungsi,” kata dia.
Dari total pengungsi, terdapat 19 lansia serta 37 balita dan anak-anak yang menjadi perhatian utama. Mereka mengungsi bersama kepala keluarga, ibu rumah tangga, dan warga dewasa lainnya dalam kondisi yang masih serba terbatas.
Pihak kelurahan bersama BPBD, kecamatan, dan Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Utara terus berupaya memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.
“Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait agar bantuan dapat segera disalurkan sesuai kebutuhan,” ujar Sarmudi.
Ia menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama, disertai pendataan dan pemantauan rutin di lokasi pengungsian.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- banjir jakarta
- banjir kelapa gading
- pengungsi banjir
- jakarta utara
- pegangsaan dua
- bencana banjir

