Evakuasi Jenazah di Medan Ekstrem, Pangdam Sebut Visibilitas Sangat Terbatas dari Puncak Bulusaraung

harianfajar
10 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, PANGKEP– Proses evakuasi jenazah di lokasi kejadian masih menghadapi kendala berat akibat medan ekstrem dan cuaca buruk.

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyebutkan, hujan disertai kabut tebal membuat jarak pandang tim SAR sangat terbatas.

“Tim berusaha keras untuk menaikkan karena posisinya di bawah tebing yang curam sekitar 200 meter dan sangat curam jadi butuh perjuangan yang cukup keras, dan kondisi hujan dan kabut tebal jadi visibilitas kita sangat terganggu,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa proses evakuasi jenazah masih berlangsung dan menghadapi kendala medan yang sangat berat.

“Tim kami berusaha keras untuk menaikkan jenazah karena posisinya berada di bawah tebing yang sangat curam,” jelasnya.

Selain medan ekstrem, kondisi cuaca juga menjadi hambatan utama dalam proses evakuasi.

“Kondisi hujan dan kabut tebal membuat visibilitas sangat terganggu. Saat ini tim masih berjuang keras untuk membawa jenazah yang sudah dimasukkan ke dalam kantong jenazah,” tambahnya.(fit)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Begini Respons Ello Soal Buku Broken Strings Aurelie Moeremans
• 10 jam laluinsertlive.com
thumb
38 KA Batal Berangkat Imbas Banjir Pekalongan, Penumpang Menumpuk di Stasiun Cirebon
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Tim SAR Temukan 1 Korban Pesawat ATR 42-500 yang Tabrak Gunung di Pangkep
• 12 jam laludetik.com
thumb
Mahasiswa Minta BGN Evaluasi Rekrutmen Dapur MBG Palia Pinrang Usai Sopir Terjerat Narkoba
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Stasiun Jakarta Kota Tergenang, KRL Tanjung Priok Line Tak Beroperasi Pagi Ini
• 19 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.