Agenda Lain Changan di Tengah Gempuran Mobil Listrik

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Industri otomotif global tengah mengalami perubahan mendasar seiring percepatan elektrifikasi, pengembangan teknologi keselamatan, serta tuntutan akan mobilitas yang berkelanjutan.

Dalam konteks tersebut, Changan menempatkan inovasi sebagai bagian dari strategi jangka panjang melalui filosofi “Sharing the Future”, yang menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun masa depan mobilitas.

Baca Juga :
Harga Terbaru Mobil Wuling Januari 2026, EV Mulai Rp200 Jutaan
Uni Eropa Bakal Larang Barang Buatan China di Infrastruktur Penting, Ini Penyebabnya!

Bagi Changan, inovasi tidak hanya dimaknai sebagai pencapaian teknologi, tetapi juga sebagai upaya berbagi kemajuan yang dapat memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat. Filosofi ini menjadi pijakan perusahaan dalam mengembangkan produk, memperluas jaringan global, serta menyesuaikan teknologi dengan kebutuhan berbagai pasar.

Sebagai salah satu dari empat grup otomotif terbesar di Tiongkok, Changan memiliki rekam jejak panjang dengan pengalaman lebih dari 40 tahun di industri otomotif. Perjalanan tersebut membentuk Changan sebagai perusahaan yang bertransformasi dari produsen kendaraan konvensional menjadi pemain global yang mengandalkan kapabilitas teknologi dan rekayasa.

Kekuatan Changan terletak pada kemampuan engineering yang dikembangkan sesuai standar internasional. Perusahaan ini secara konsisten mengembangkan teknologi keselamatan dan elektrifikasi, yang telah diterapkan pada model-model produksinya.

Salah satunya adalah Advanced Driver Assistance System (ADAS) pada Deepal S07, yang dirancang untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan berkendara, sekaligus mencerminkan arah pengembangan kendaraan masa depan.

Di sektor elektrifikasi, Changan mengembangkan Golden Shield Battery yang digunakan pada Deepal S07. Sistem baterai ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi energi, tingkat keamanan, serta keandalan kendaraan listrik.

Pengembangan teknologi baterai menjadi salah satu elemen penting dalam menjawab kebutuhan mobilitas berkelanjutan yang semakin relevan secara global.

Komitmen pabrikan tersebut dalam skala internasional juga tercermin dari jaringan industrinya. Saat ini, Changan mengoperasikan 21 basis manufaktur dan 76 pabrik di berbagai negara. Selain itu, perusahaan ini memiliki pusat riset dan pengembangan di enam negara, yakni Tiongkok, Italia, Jepang, Inggris, Amerika Serikat, dan Jerman. Keberadaan jaringan R&D global ini memungkinkan pengembangan teknologi dilakukan secara terintegrasi dengan perspektif lintas pasar.

Melalui filosofi Sharing the Future, Changan menegaskan bahwa masa depan otomotif dibangun melalui inovasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga :
BYD Kasih Kode Keras, Denza B5 Siap Masuk Indonesia
Fitur Autopilot Tesla Kini Berbayar Bulanan
Bos BYD Ungkap Posisi Indonesia di Peta Investasi Global

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Batal Cerai, Ini Alasan Della Puspita Beri Kesempatan Kedua ke Suami
• 15 jam laluinsertlive.com
thumb
Heboh Serpihan Pesawat ATR 43-500 di Gunung Bulusaraung, Ini Kata BPBD
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Diisukan ke Persib Bandung, Maarten Paes: Berita Bohong
• 18 jam lalugenpi.co
thumb
Bobotoh ‘El Sosmed’ Beraksi: Serbu Instagram Sergio Ramos, Rayu Gabung ke Persib Bandung
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Pendakian Gunung Kerinci Masih Ditutup untuk Rencana Ritual Adat Bersih-Bersih
• 12 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.