Pesantren dan Umat Hindu Bersatu Rayakan Siwaratri di Candi Merak

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Klaten: Pemandangan menyejukkan hati terlihat di Pondok Pesantren Mangku Candi Alas Lami, Klaten, Sabtu malam, 17 Januari 2026. Ribuan umat Hindu terlihat datang untuk merayakan Malam Siwaratri di Candi Merak, Karangnongko, Klaten. 

Pelataran Candi Merak yang biasanya menjadi pusat persembahyangan kini tak lagi mampu menampung antusiasme umat dari berbagai daerah. Melihat kondisi ini, pengasuh pondok pesantren pun menyediakan Joglo pesantren sebagai tempat persembahyangan dan istirahat bagi umat Hindu. 

"Siwaratri adalah malam perenungan dosa, sebuah momen di mana umat Hindu melakukan introspeksi diri untuk mengubah kegelapan batin menjadi terang pengetahuan. Ini adalah waktu bagi kita untuk mengendalikan diri melalui brata atau pantangan agar ke depan kita menjadi pribadi yang lebih baik," ujar Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Klaten, Sugeng Sapta Wahyasa, di Klaten, Sabtu malam, 17 Januari 2026. 
 

Baca Juga :

Kapan Hari Raya Siwaratri 2026? Ini Jadwal dan Makna Perayaannya

Ia menyampaikan bahwa momentum Siwaratri tahun ini terasa sangat istimewa berkat semangat kebersamaan yang terjalin. Menurutnya, esensi Siwaratri jauh lebih dari sekadar ritual tanpa makna.

"Melalui Jagra atau tidak tidur semalam suntuk, kita diingatkan untuk selalu waspada dan sadar dalam menjalani kehidupan. Kehadiran saudara-saudara dari pesantren yang memfasilitasi kami malam ini adalah wujud nyata dari terang pengetahuan itu sendiri yakni kasih sayang antar sesama," beber Sugeng.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Mangku Candi Alas Lami sekaligus Pembina Forum Kebersamaan Umat Beriman (FKUB) Klaten, KH Jazuli A Kasmani atau yang akrab disapa Gus Jaz, mengungkapkan kolaborasi ini bukanlah hal baru. Langkah ini merupakan penguatan dari akar persaudaraan yang telah lama tertanam di Karangnongko.

"Kehadiran pesantren di tengah masyarakat harus memberikan manfaat. Malam ini, kami menyediakan Joglo pondok untuk menampung limpahan umat yang tidak tertampung di candi. Kami ingin menunjukkan bahwa pesantren bisa menjadi penghubung dan perantara bagi seluruh elemen masyarakat," ungkap Gus Jaz.


Ribuan umat Hindu merayakan Malam Siwaratri di Candi Merak, Karangnongko, Klaten. Dokumentasi/Istimewa


Gus Jaz menekankan bahwa kunci terciptanya harmoni adalah niat dan kemauan untuk bergerak. Menurutnya, bibit kebersamaan sesungguhnya sudah ada di mana-mana, tetapi yang dibutuhkan adalah motor penggerak.

"Malam ini, para tokoh desa dan kecamatan kami ajak untuk menjadi among tamu bagi saudara-saudara Hindu yang datang. Ini adalah soal visi untuk hidup berdampingan," urai Gis Jaz. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tim DVI Ambil Sampel DNA Keluarga Kru Pesawat ATR 42-500
• 23 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Profil Indonesia Air Transport, Pemilik Pesawat ATR 42-500 yang Hilang di Sulsel
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Link Live Streaming Real Sociedad vs Barcelona di La Liga Besok Dini Hari
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Catatan Dahlan Iskan: Anomali Iran
• 20 jam lalugenpi.co
thumb
Gunung Sahari dan Kelapa Gading Tergenang Air Cukup Dalam
• 6 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.