Departemen Kesehatan AS Memulai Penelitian Radiasi Ponsel Terhadap Kesehatan

erabaru.net
4 jam lalu
Cover Berita

Baru-baru ini, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat (HHS) menyatakan akan memulai sebuah program penelitian guna meneliti dampak radiasi ponsel terhadap kesehatan. Langkah ini merupakan bagian dari rencana Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr. yang bertajuk “Membuat Warga Amerika Sehat Kembali.”

EtIndonesia. Dalam sebuah pernyataan, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat  mengumumkan rencana tersebut dan menjelaskan bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah menghapus sebuah halaman web lama terkait radiasi ponsel. Halaman tersebut sebelumnya menyatakan bahwa “saat ini tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan adanya hubungan antara energi frekuensi radio ponsel dan kesehatan.”

Pada 16 Januari, juru bicara HHS Andrew Nixon mengatakan kepada Epoch Times bahwa, “FDA telah menghapus halaman lama tentang radiasi ponsel. 

Sementara itu, HHS sedang melakukan penelitian mengenai hubungan antara radiasi elektromagnetik dan masalah kesehatan, guna mencapai terobosan dalam pengetahuan dan teknologi baru serta menemukan kesimpulan yang aman dan efektif.”

Ia menambahkan bahwa hal ini merupakan salah satu tujuan yang diajukan oleh Komite ‘Membuat Warga Amerika Sehat Kembali’ dalam laporan strategis tahun 2025.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa, “untuk memastikan keamanan dan efektivitas,” HHS akan bekerja sama dengan departemen lain guna meneliti hubungan antara radiasi elektromagnetik dan kesehatan.

Laporan itu juga menekankan bahwa, “apakah penggunaan ponsel berdampak pada kesehatan masih memerlukan penelitian lebih lanjut.”

Adapun rincian penelitian—seperti peneliti yang terlibat dan lembaga partisipan—belum dipublikasikan.

Tahun lalu, setelah menjabat sebagai Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, Kennedy pernah mengatakan di Fox News bahwa ponsel “menghasilkan radiasi elektromagnetik, terutama bagi anak-anak. Penelitian menunjukkan bahwa jika anak-anak terpapar radiasi ini sepanjang hari, sistem saraf mereka dapat mengalami kerusakan, yang berujung pada kerusakan sel bahkan kanker.”

Kennedy juga menyatakan dukungan kuat terhadap kebijakan di sejumlah negara bagian yang membatasi penggunaan ponsel oleh siswa di sekolah.

Sebagai seorang pengacara, Kennedy pernah menangani kasus-kasus terkait ponsel dan radiasi, termasuk gugatan terhadap Komisi Komunikasi Federal (FCC).

Saat ini, belum ada kesimpulan final mengenai apakah radiasi ponsel berdampak pada kesehatan manusia.

Informasi di situs Komisi Komunikasi Federal AS (FCC) menyatakan bahwa, “sejumlah laporan mengisyaratkan adanya kaitan antara penggunaan perangkat nirkabel dengan kanker dan penyakit lain, dengan potensi risiko yang lebih tinggi pada anak-anak. Namun hingga kini, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan hubungan sebab-akibat antara penggunaan perangkat nirkabel dan kanker atau penyakit lainnya.”

Sementara itu, Institut Kanker Nasional AS (National Cancer Institute)—yang juga berada di bawah HHS—menyatakan di situsnya bahwa, “hingga saat ini, bukti yang ada menunjukkan bahwa penggunaan ponsel tidak menyebabkan kanker otak atau jenis kanker lainnya pada manusia.”

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), yang juga berada di bawah HHS, menyebutkan di situsnya bahwa “ponsel memang memancarkan radiasi.” (Hui)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Perjalanan Wisatawan Nusantara Capai 1,09 Miliar, Lima Provinsi Ini Jadi Destinasi Favorit
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Banjir Kedua dalam Sepekan, Air di Kebon Pala Sempat Capai Satu Meter
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Megathrust Masih Mengancam RI, Ini Daftar 14 Zona Merah Terbaru
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Resmi! Trump Kenakan Tarif 10% ke 8 Negara Eropa Imbas Isu Greenland, Juni Naik Jadi 25%
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Iran Mulai Pulihkan Layanan Internet secara Bertahap usai Kerusuhan
• 7 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.