Abdul Qadir Zaelani, pemuda 19 tahun yang dilaporkan hilang ke Radio Suara Surabaya, ditemukan meninggal dunia di kawasan Romokalisari, Surabaya pada Minggu (11/1/2026).
Kabar hilangnya warga Benowo, Surabaya itu dilaporkan hilang oleh Sumantri ayahnya kepada Radio SS pada Sabtu (10/1/2026). Pada saat itu, ia bercerita bahwa anaknya meninggalkan rumah pada Rabu (7/1/2026) dini hari. Pihak keluarga mengaku tak tahu ke mana perginya korban. Sebab semua barangnya, termasuk dompet, ada di rumah.
Sepekan berselang, Maulana Malik Ibrahim, kakak korban, mengabarkan bahwa adiknya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Romokalisari.
Ketika mengudara di Radio SS pada Minggu (18/1/2026) sore, Malik menyebut bahwa penemuan adiknya itu berawal dari unggahan akun Instagram Command Center 112 Surabaya pada Minggu (11/1/2026).
Saat itu, Command Center 112 Surabaya menerima laporan adanya penemuan jenazah mengapung di kawasan mangrove Romokalisari pada hari Sabtu (10/1/2026) pukul 22.00 WIB.
Usai mendapat laporan tersebut, petugas gabungan melakukan pencarian hingga hari keesokan harinya. Jenazah korban akhirnya ditemukan pada Minggu (11/1/2026) sekira pukul 13.55 WIB. Jenazah akhirnya dievakuasi ke RSUD Dr Soetomo, Surabaya.
“Setelah melihat posting-an itu, saya langsung mengecek ke RSUD Dr Soetomo. Awal dicek sempat ragu karena pakaiannya beda. Lalu pada hari ini kami kesana lagi dan kami yakin bahwa itu adik saya,” ujar Malik. (saf/ham)


