Pencarian pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak akhirnya menemui titik terang. Tim SAR menemukan sejumlah serpihan pesawat di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Selatan), Minggu (18/1).
Serpihan pesawat yang ditemukan seperti, bagian pintu dalam berukuran kecil, badan pesawat berukuran besar hingga bagian ekor pesawat.
"Telah ditemukan berbagai serpihan dari pesawat. Penemuan sekitar pukul 08.02 WITA tadi," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, kepada wartawan.
Dia menegaskan, bagian serpihan pesawat ini ditemukan di beberapa lokasi atau titik yang berbeda di Gunung Bulusaraung.
"Beberapa lokasi yang tidak jauh. Salah satunya itu bagian ekor pesawat ditemukan sebelah selatan lereng bawah lokasi kejadian," sambungnya.
Dengan adanya penemuan tersebut, sehingga pergerakan unsur SAR terus disesuaikan dan termasuk pergeseran SRU menuju titik-titik prioritas.
"Penemuan serpihan pesawat ini menjadi clue penting dalam mempersempit area pencarian. Tim SAR gabungan saat ini fokus pada pengamanan lokasi, pendataan temuan, serta penyesuaian taktik operasi sesuai dengan kondisi medan di lapangan,” ujar Arif.
Ia menambahkan, medan lokasi kejadian cukup menantang dan memerlukan dukungan peralatan khusus.
“Beberapa titik berada di area lereng dan membutuhkan peralatan mountaineering. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama kami dalam menjalankan operasi ini,” tegasnya.
Operasi SAR melibatkan unsur dari Basarnas Makassar, TNI, Polri, AirNav, Paskhas, serta dukungan masyarakat setempat. Hingga saat ini, operasi SAR masih terus berlangsung dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan secara resmi sesuai hasil di lapangan.


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F12%2F0a136bd50b5847866b834ff579357b38-KLIK_CROPPING_3A.jpg)


