Museveni Menang Pilpres Uganda, 40 Tahun Berkuasa

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Presiden Uganda Yoweri Museveni memenangkan masa jabatan ketujuhnya pada Sabtu (18/1), setelah pemilihan umum pada Kamis (15/1) digelar dengan diwarnai kekerasan dan pemadaman internet. Dilansir AFP, para pengamat Afrika mengatakan, aksi penangkapan dan penculikan telah “menanamkan rasa takut”.

Komisi Pemilihan Umum menyebut, pria berusia 81 tahun itu memenangkan 71,65 persen suara. Hal itu diumumkan di tengah laporan setidaknya 10 kematian dan intimidasi terhadap oposisi dan masyarakat sipil. Kemenangan Museveni kali ini memperpanjang umur kekuasaannya di negara Afrika Timur itu menjadi 40 tahun.

Museveni mengalahkan Robert Kyagulanyi alias Bobi Wine (43), eks penyanyi yang menyebut dirinya ‘Ghetto President’ karena tumbuh besar di kawasan kumuh Kampala. Wine telah menghadapi tekanan tanpa henti, termasuk sejumlah penangkapan sebelum pencalonan pertamanya sebagai presiden pada 2021 lalu.

Wine memenangkan 24,72 persen suara dan menyatakan “penolakan total terhadap hasil palsu”. Dia mengatakan, dirinya bersembunyi pascapenggerebekan oleh pasukan keamanan di rumahnya.

“Saya tahu bahwa para penjahat ini mencari saya di mana-mana dan saya berusaha sebaik mungkin untuk tetap aman,” tulis dia di X.

Sementara itu, polisi membantah adanya penggerebekan. Polisi mengatakan Wine masih berada di rumah, meskipun ada pengerahan pasukan di sekitar kediamannya.

“Kami tidak serta-merta membantah orang-orang mengaksesnya, tetapi kami tidak dapat mentolerir kejadian di mana orang-orang menggunakan kediamannya untuk berkumpul dan menghasut kekerasan,” tutur Juru Bicara (jubir) polisi Kituuma Rusoke pada wartawan.

Ada pengerahan pasukan keamanan besar-besaran di sekitar ibu kota Kampala, karena Uganda berupaya mencegah protes serupa yang telah melanda negara tetangga Kenya dan Tanzania dalam beberapa bulan terakhir.

Banyak Ketakutan

Banyak warga Uganda yang masih memuji Museveni sebagai sosok yang mengakhiri kekacauan pascakemerdekaan negara itu dan mengawasi pertumbuhan ekonomi yang pesat, meski banyak yang hilang akibat serangkaian skandal korupsi besar tanpa henti.

“Saya sangat senang melihat dia menang,” ujar Isaac Kamba, seorang guru (37) di sebuah aksi demonstrasi pro-pemerintah di lapangan kriket Kampala.

Di sisi lain, jubir partai Wine, National Unity Platform, mengatakan kepada AFP bahwa hasil tersebut “palsu”. Wine menuduh ada “kecurangan penghitungan suara besar-besaran” dan serangan terhadap para pejabatnya di bawah kedok pemadaman internet yang telah berlangsung sejak Selasa.

AFP melaporkan, internet telah dipulihkan pada Sabtu (17/1) malam. Para pengamat pemilu Afrika mengatakan, mereka tak melihat bukti kecurangan penghitungan suara. Mereka mengecam “laporan intimidasi, penangkapan, dan penculikan” yang menargetkan oposisi dan masyarakat sipil.

Hal ini disebut “menimbulkan rasa takut dan mengikis kepercayaan publik terhadap proses pemilu,” kata eks Presiden Nigeria Goodluck Jonathan.

Laporan Kekerasan

Partai penguasa Museveni, Gerakan Perlawanan Nasional juga unggul jauh dalam memperoleh kursi parlemen. Museveni—yang merebut kekuasaan pada 1986–memiliki kendali penuh atas negara, aparat keamanan, dan telah menghancurkan setiap penantang pemerintahannya dengan kejam.

Tokoh oposisi utama lain, Kizza Besigye—empat kali mencalonkan diri melawan Museveni—diculik di Kenya pada 2014. Ia dibawa kembali ke pengadilan militer di Uganda untuk diadili atas tuduhan pengkhianatan yang masih berlangsung.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KNKT Temukan Kerusakan Pemancar Darurat Pesawat ATR
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Pemprov Rehabilitasi dan Revitalisasi 22 SMA/SMK/SLB di Pasuruan dan Probolinggo
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bayi 27 Hari Meninggal Dunia akibat Cuaca Dingin Ekstrem di Gaza
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Iran Banjir Darah, Trump Ancam Serangan Mematikan Gulingkan Khamenei
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Persib, PSM, Malut, PSBS, dan PSIM Belum Punya Amunisi Baru di Bursa Transfer! Terkendala Finansial atau Masalah Lain?
• 6 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.