FAJAR, BANDUNG – Bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 telah resmi dibuka sejak 10 Januari lalu.
Namun, di saat tim seperti Semen Padang FC tampil agresif dengan memborong delapan pemain, lima klub besar justru tampak sangat tenang tanpa satu pun pengumuman rekrutan anyar.
Hingga satu pekan berjalan, Persib Bandung, PSM Makassar, Malut United, PSBS Biak, dan PSIM Yogyakarta masih belum menambah amunisi.
Kondisi ini memicu spekulasi di kalangan suporter: apakah mereka terganjal masalah finansial, sanksi, atau memang sudah puas dengan kekuatan skuad yang ada?
1. Persib Bandung
Meski menyandang status juara bertahan, Persib Bandung belum memperkenalkan wajah baru.
Padahal, rumor kedatangan bintang Timnas Indonesia, Maarten Paes, hingga Joey Pelupessy sempat memanaskan jagat maya.
Sejauh ini, Maung Bandung justru lebih aktif merampingkan skuad.
Mereka resmi melepas Wiliam Marcilio karena masalah disiplin, serta meminjamkan duo Hehanussa (Rezaldi dan Hamra) ke Persik Kediri untuk menambah jam terbang.
2. PSM Makassar
Situasi di kubu Juku Eja jauh lebih rumit. PSM Makassar tidak bisa mendaftarkan pemain baru akibat sanksi larangan transfer dari FIFA yang berlaku per 1 Januari 2026.
Alhasil, manajemen fokus pada penyelesaian sengketa agar hukuman dicabut.
Sejauh ini, mereka hanya kehilangan Lucas Serafim yang memilih kembali ke Kamboja karena alasan keluarga.
3. PSBS Biak
Sama seperti PSM, PSBS Biak juga sedang berurusan dengan otoritas hukum FIFA.
Klub berjuluk Badai Pasifik ini bahkan harus menyelesaikan tiga kasus sekaligus sebelum bisa membelanjakan pemain.
Di tengah kebuntuan transfer masuk, mereka harus merelakan Andre Oktaviansyah yang hengkang ke FC Bekasi City.
4. PSIM Yogyakarta
Laskar Mataram menjadi satu-satunya tim promosi yang bergerak pasif.
Pelatih Jean Paul van Gastel mengakui keterbatasan anggaran setelah belanja besar di awal musim menjadi kendala utama.
Strategi yang diambil justru melakukan efisiensi dengan melepas pemain, termasuk striker andalan Rafinha yang dipinjamkan ke PSIS Semarang agar beban gaji tim berkurang.
5. Malut United FC
Berada di posisi empat besar klasemen tidak membuat Malut United terburu-buru.
Meski rumor pemain bintang terus berhembus, tim ini justru baru melakukan pelepasan pemain.
Tiga pilar utama yakni Chechu Meneses, Vico Duarte, dan Ahmad Wadil dilepas dengan status pinjaman ke klub lain untuk menjaga keseimbangan skuad. (*)




