MAKASSAR, KOMPAS.TV - Pangdam XIV/ Hasanuddin Mayjen Bangun Nawoko mengatakan timnya sudah berhasil menjangkau badan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan.
Hal tersebut disampaikan oleh Mayjen Bangun Nawoko dalam Breaking News Kompas TV, Minggu (18/1/2026).
“Kita sudah yakinkan bahwa tim kita sudah bisa menjangkau badan pesawat, walaupun turunnya itu memang kita harus turun tebing,” ucap Mayjen Bangun.
“Dan kita sudah memasang tali karmantel di sana tim rappelling kita itu sudah berhasil, yaitu sekitar kurang lebih 200 meter kita harus turun tebing menggunakan tali karmantel.”
Baca Juga: Pangdam XIV/Hasanuddin: Tim SAR Terus Proses Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 Meski Angin Kencang
Mayjen Bangun menduga pesawat ATR 42-500 menabrak puncak dan rolling jatuh ke bawah berdasarkan badan pesawat hingga korban yang ditemukan di tebing.
“Ini posisinya di tebing, karena sepertinya setelah menabrak puncak, itu mungkin seperti rolling ke bawah gitu. Maka beberapa bagian itu terpisah, ada yang 50 meter ada yang sampai 100 meter dan bahkan 100 meter lebih,” kata Mayjen Bangun.
Pesawat ATR 42-500 yang terbang dari Yogyakarta menuju Makassar, Sulawesi Selatan dilaporkan hilang kontak di sekitra wilayah Kabupaten Maros, pada pukul 13.17 Wita Sabtu (17/1/2026).
Baca Juga: Satu Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Posisinya 200 Meter di Bawah Tebing yang Curam
Pesawat tersebut, membawa 7 kru dan 3 penumpang termasuk pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- pangdam xiv hasanuddin
- mayjen bangun nawoko
- pesawat atr 42-500
- korban pesawat atr 42-500
- evakuasi pesawat atr 42-500




