FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah kembali menyindir mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sindiran kali ini terkait dengan bencana banjir yang kini sedang melanda DKI Jakarta.
Chusnul Chotimah mengaitkan banjir yang melanda Jakarta pada Minggu (18/1) dengan janji politik masa lalu Jokowi untuk mengatasi banjir di ibu kota negara tersebut. Dia menyinggung kembali pernyataan Jokowi yang bisa atasi banjir.
“Dulu Jokowi janji kalo jadi gubernur DKI bisa atasi banjir, ternyata ga mampu,” tandas Chusnul Chotimah.
Selain itu, dia juga menyinggung kembali janji Jokowi saat berniat maju sebagai calon presiden RI. Dimana saat itu, Jokowi menyebut akan lebih mudah mengatasi banjir Jakarta jika jadi presiden.
“Lalu janji lg jika jadi presiden akan lebih mudah atasi banjir jakarta, dikasih dua periode malah tetap ga mampu,” sebutnya.
Chusnul Chotimah lantas turut menyinggung para pendukung Jokowi yang selalu memuji. “Pembohong & ingkar janji seperti ini disebut nabi sama ternaknya, Bungul & sakit jiwa,” sebutnya.
Diketahui, bencana banjir di DKI Jakarta pada Minggu (18/1) dilaporkan merendam 35 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta, menyebutkan hingga pukul 09.00 WIB sebanyak 17 RT di Jakarta Barat terendam dengan ketinggian air 25-60 sentimeter (cm), 13 RT di Jakarta Pusat (30 cm), dua RT di Jakarta Timur (40-60 cm) dan tiga RT di Jakarta Utara (25-40 cm) .
Sementara untuk jalan, tercatat tiga jalan terendam banjir dengan ketinggian air 10 cm di Jakarta Pusat, 14 jalan di Jakarta utara (10 – 70 cm), enam jalan di Jakarta Barat (15-50 cm).
Yohan juga menyebutkan ketinggian air tertinggi di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat dan ada 8 RT yang mencapai 45-60 cm, Kelurahan Tegal Alur empat RT (30 – 40 cm).
Sementara di Jakarta Utara, dua RT di Kelurahan Pademangan Barat (30 cm), sementara di Jakarta Barat, 8 RT di Kelurahan Kedaung Kali Angke (60 cm).
Adapun di Jakarta Timur, dua RT di Kelurahan Cakung Barat di Kelurahan Rawa Terate satu RT 40 cm dan satu RT di Kelurahan Cakung Barat 60 cm.
Selain itu, untuk ruas jalan tertinggi banjir, lima ruas jalan di Jakarta Utara setinggi 40-70 cm, yakni Jalan Gaya Motor Raya (Depan Kodim 0502) di Sungai Bambu, Jalan Karang Bolong Raya di Pademangan, Jalan Jembatan Tiga Raya di Penjaringan, Jalan Pluit Raya (Depan Hotel JP) di Penjaringan, Jalan Babek TNI di Rorotan. Sementara di Jakarta Barat ada satu Jalan Benda Raya di Kamal.
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan. “Jika situasi darurat, warga bisa segera menghubungi layanan Jakarta Siaga 112 yang beroperasi selama 24 jam gratis,” katanya dilansir Antara.
Yohan juga menyebutkan dampak banjir tersebut terdapat sejumlah pengungsi di daerah Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat, dengan lokasi di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Alur Anggrek yaitu sebanyak 12 KK atau 29 jiwa.
Ia menambahkan pihaknya telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan.
“Selain itu juga memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Banjir ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” kata Yohan. (fajar)




