FAJAR, PANGKEP– Akses medan yang sangat berat di kawasan Gunung Bulusaraung Pangkep disertai kondisi cuaca ekstrem membuat upaya evakuasi pesawat dan korban butuh tenaga ekstra untuk dilakukan evakuasi melalui jalur darat.
Menghadapi situasi tersebut, TNI menyiapkan sejumlah skenario evakuasi, termasuk opsi evakuasi udara dengan menggunakan helikopter, guna memastikan proses penyelamatan tetap berjalan aman dan efektif.
Hal itu disampaikan, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko mengatakan, helikopter menjadi salah satu alternatif evakuasi yang dipertimbangkan mengingat keterbatasan akses menuju lokasi pesawat. Namun, pelaksanaannya tetap bergantung pada kondisi cuaca yang memungkinkan.
Menurutnya, pada skenario kedua, evakuasi menggunakan helikopter dapat dilakukan apabila cuaca pada hari berikutnya dinilai cukup baik. Helikopter direncanakan mendarat atau melakukan manuver evakuasi pada jarak sekitar 300 meter dari posisi badan pesawat.
“Jika cuaca memungkinkan, evakuasi besok akan menggunakan helikopter yang menjadi pilihan,” ujarnya, Minggu Sore (18/1/2026).(fit)




