Mentan Amran Pastikan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Bone Untungkan Peternak

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan program hilirisasi ayam terintegrasi di Kabupaten Bone akan memberikan keuntungan langsung bagi peternak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui program ini, Kementerian Pertanian (Kementan) menghadirkan sistem usaha yang menjamin ketersediaan bibit (DOC), pakan, dan pemasaran hasil, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat pedesaan.

Menurutnya, hilirisasi ayam terintegrasi merupakan program strategis nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kita ingin BUMN masuk untuk menjamin harga Day Old Chick [DOC], pakan, dan pullet dan terjamin kualitas serta kuantitasnya dengan harga yang membuat peternak bahagia dan untung. Ini juga diharapkan akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Inilah program Presiden RI,” ujar Amran melalui keterangan resmi Sabtu (17/1/2026).

Melalui keterlibatan BUMN, kata Amran, negara memberikan kepastian bagi peternak, dari bibit, rantai pasok hingga pemasaran hasil usaha. Dengan begitu, harga tidak lagi dikendalikan sepenuhnya oleh pasar bebas yang sering merugikan peternak atau produsen kecil.

Dia mengatakan, hilirisasi ayam terintegrasi diharapkan menjadi model produksi modern di mana proses pembibitan, pakan, budidaya, pengolahan, dan distribusi berjalan dalam satu sistem.

Dengan sistem ini, peternak dapat menekan biaya produksi, memastikan kualitas daging ayam nasional meningkat, sekaligus memperluas lapangan kerja lokal.

“Sekarang kita bisa swasembada, petani bahagia, HPP [harga pokok penjualan] baik, stoknya banyak. Arah kita jelas, semua komoditas pertanian harus berdaulat. Ini adalah pengendali inflasi terbaik, karena nanti harga pakan turun, DOC turun. Kita bergerak dari hulu, lalu hilirnya menyentuh seluruh peternak di Indonesia. Kalau peternak sejahtera, negara akan kuat,” jelas Amran.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyatakan, proyek ini akan memperkuat posisi provinsinya sebagai pusat pengembangan peternakan nasional dan penggerak ekonomi pedesaan.

“Sulawesi Selatan siap menjadi lumbung dan pusat pengembangan peternakan nasional. Proyek hilirisasi ini akan memperkuat ekosistem peternakan, meningkatkan daya saing daerah, serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga

  • Harga Pangan Jumat (16/1): Beras-Daging Ayam Turun, Telur Naik
  • Harga Telur & Daging Ayam Melambung Gegara Harga Pakan & MBG
  • Cirebon Alami Fluktuasi Harga Telur Ayam Ras hingga 12,11%

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tiga Benua, Satu Tema Kepemimpinan
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ratusan Tim SAR Dikerahkan ke Bulusaraung Lokasi Penemuan Serpihan Pesawat
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tebing Telaga Sarangan Magetan Longsor
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KNKT Temukan Kerusakan Pemancar Darurat Pesawat ATR
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
AHY: Penyebab Hilang Kontak Pesawat ATR di Maros Masih Diinvestigasi
• 11 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.