Jakarta: Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri pertemuan bergengsi World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis, 22 Januari 2026. Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci (special address) di hadapan puluhan pemimpin dunia dan ribuan peserta forum ekonomi global tersebut.
"Di Davos, Swiss, Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF) yang rencananya akan dihadiri 61 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1.000 peserta. Presiden Prabowo juga akan melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara," ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya saat dihubungi, dikutip dari Antara, Minggu, 18 Januari 2026.
Baca Juga :
Diutus Presiden, Menag Bahas Ekoteologi di Al-Azhar KairoPrabowo dijadwalkan berbagi panggung dengan Presiden dan CEO WEF, Børge Brende, pada pukul 14.00 waktu setempat. Selain Prabowo, sejumlah pemimpin dunia lainnya seperti Presiden AS Donald J. Trump, Presiden Prancis Emmanuel Macron, hingga Kanselir Jerman Friedrich Merz juga dikonfirmasi akan memberikan pidato khusus dalam forum yang membahas proyeksi tantangan ekonomi masa depan ini.
Sebelum bertolak ke Swiss, Prabowo terlebih dahulu melakukan kunjungan kerja ke London, Inggris. Di sana, Presiden diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer guna membahas penguatan kerja sama di sektor ekonomi dan maritim.
Pesawat Garuda Indonesia-1 PK-GIG yang membawa Presiden Prabowo Subianto lepas landas dari Base Ops Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (18/1/2026) menuju London, Inggris. ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet.
Tak hanya urusan pemerintahan, agenda di London juga mencakup isu pelestarian lingkungan. Teddy menjelaskan bahwa Presiden akan bertemu dengan Raja Charles III untuk mendiskusikan konservasi gajah dan alam bersama sejumlah tokoh filantropi dunia.
Keberangkatan Presiden dari Lanud Halim Perdanakusuma pada Minggu siang turut dilepas oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Lawatan mancanegara ini menjadi momentum penting bagi diplomasi ekonomi Indonesia di awal tahun 2026.



