Profil dan Rekam Jejak Capt Andy Dahananto, Pilot Pesawat ATR 400 yang Hilang Kontak di Maros

disway.id
17 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Profil Capt Andy Dahananto, pilot Pesawat ATR 400 yang hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan.

Diketahui, pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan nomor registrasi PK-THT dilaporkan hilang kontak dengan menara pengatur lalu lintas udara (ATC) Makassar.

Insiden yang terjadi pada Sabtu, 17 Januari 2026 ini berawal ketika pesawat terbang dari Jogja menuju Makassar.

Pesawat dengan status penerbangan charter ini dipiloti oleh Kapten/Capt Andy Dahananto.

Ia merupakan pilot senior sekaligus menjabat sebagai Direktur Operasi PT Indonesia Air Transport. Berikut profil dan rekam jejaknya.

BACA JUGA:KKP Ungkap 3 Pegawainya Jadi Korban Pesawat ATR 42-500, Ini Identitasnya!

Profil Capt Andy Dahananto

Andy Dahananto adalah lulusan dari Juanda Flying School pada tahun 1987.

Ia mengawai kariernya sebagai pilot pesawat sayap tetap (fixed wing) di Indonesia Air Transport pada 1988, setahun setelah menyelesaikan pendidikan penerbangannya.

Tidak hanya itu, sejak awal karier, pria kelahiran 1967 ini terlibat dalam penerbangan charter non-reguler, yang menjadi fokus utama Indonesia Air Transport, khususnya untuk mendukung sektor minyak, gas, dan pertambangan.

Kapten Andy juga dikenal sebagai pilot dengan pengalaman terbang di berbagai wilayah yang mempunyai karakter medan cukup menantang.

BACA JUGA:Profil PT Indonesia Air Transport, Maskapai Pemilik Pesawat ATR 400 yang Hilang Kontak di Maros

Salah satunya adalah Sorowako, Sulawesi Selatan, salah satu kawasan industri pertambangan nikel yang membutuhkan keterampilan navigasi tinggi, terutama pada fase pendekatan dan pendaratan.

Dengan pengalamannya tersebut, menjadi salah satu bagian dari rekam jejak profesional Andy sebagai pilot charter yang telah terbiasa beroperasi di bandara dengan keterbatasan infrastruktur.

Rekam Jejak Karier Capt Andy Dahananto

Tidak hanya aktif di dunia penerbangan, pilot tersebut diamanahkan menjabat sebagai Direktur Operasi PT Indonesia Air Transport.

Jabatan itu diembannya sesuai dnegan Akta Keputusan Rapat No. 14 tertanggal 19 Juni 2019.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ini Pemilik Indonesia Air Transport, Maskapai Pemilik ATR 42-500
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
KPK: Eks Sekjen Kemnaker Diduga Beli Innova Zenix Pakai Uang Hasil Pemerasan TKA
• 8 jam lalusuara.com
thumb
Hujan Deras Guyur Jakarta, 34 RT dan 19 Ruas Jalan Kebanjiran!
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Apa Itu ”Child Grooming” dan Bagaimana Mencegahnya?
• 15 jam lalukompas.id
thumb
Dua Bibit Siklon Masih Terpantau, BMKG Minta Waspadai Dampak Cuaca Ekstrem
• 12 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.