FAJAR, KEDIRI — Persik Kediri resmi melepas bek kiri andalannya, Yusuf Meilana, menjelang putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Pemain yang sudah hampir satu dekade berseragam Macan Putih itu dilepas dengan status peminjaman ke klub lain.
Manajer Tim Persik Kediri, M. Syahid Nur Ichsan, mengatakan keputusan meminjamkan Yusuf Meilana diambil setelah melalui pertimbangan matang manajemen dan tim pelatih.
“Ia perlu tantangan baru dan kesempatan bermain yang lebih konsisten agar bisa terus berkembang, baik sebagai pemain maupun sebagai individu. Kami yakin pengalaman selama masa peminjaman akan membuatnya kembali dengan mentalitas dan kualitas yang lebih kuat,” kata Syahid, Minggu, dikutip dari ANTARA.
Meski demikian, Syahid enggan mengungkapkan klub tujuan Yusuf Meilana. Menurutnya, pengumuman resmi akan disampaikan langsung oleh klub yang meminjam sang pemain.
“Kami menghormati proses dan keputusan klub yang akan menaungi Yusuf. Dalam waktu dekat mereka akan mengumumkannya secara resmi,” ujarnya.
Pilar Persik Sejak Liga 3
Yusuf Meilana bukan nama sembarangan di Persik Kediri. Selama sembilan tahun terakhir, ia menjadi bagian penting dari perjalanan Macan Putih, termasuk saat menjuarai Liga 3 dan Liga 2 musim 2018/2019 yang mengantarkan Persik promosi ke kasta tertinggi.
Selama berseragam Persik, Yusuf telah mencatatkan sekitar 125 penampilan di berbagai kompetisi. Ia dikenal sebagai pemain serbabisa di sisi kiri—mampu bermain sebagai bek kiri maupun wingback.
“Yusuf bukan hanya pemain, tapi simbol kerja keras, loyalitas, dan komitmen terhadap klub. Ia juga menjadi teladan bagi pemain muda dan selalu memberi kontribusi penting setiap kali dipercaya bermain,” ujar Syahid.
Sinyal ke PSM Makassar?
Keputusan Persik melepas Yusuf Meilana memunculkan spekulasi di bursa transfer. Bek kiri berusia 26 tahun itu disebut-sebut masuk radar PSM Makassar, yang tengah mencari tambahan kekuatan di sektor sayap pertahanan untuk putaran kedua.
PSM sendiri dikenal aktif memanfaatkan skema peminjaman untuk menambal kebutuhan skuad, terutama pemain lokal berpengalaman yang sudah teruji di Super League. Profil Yusuf—berpengalaman, disiplin, dan fleksibel secara taktik—dinilai cocok dengan kebutuhan tim Juku Eja.
Namun hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak PSM Makassar terkait rumor tersebut.
Hugo Samir Juga Dilepas
Selain Yusuf Meilana, Persik Kediri juga melepas Hugo Samir dengan status peminjaman. Pemain muda itu dinilai membutuhkan jam terbang lebih banyak untuk mengembangkan potensinya.
“Hugo punya potensi besar. Kami berharap ia bisa menunjukkan kualitas terbaiknya di klub baru,” kata Syahid.
Di sisi lain, Persik Kediri tetap aktif di bursa transfer. Klub kebanggaan Kediri itu telah merekrut sejumlah pemain asing, termasuk Jon Toral, Chechu Meneses, dan gelandang serang asal Uruguay Adrian Luna.
Adrian Luna menyebut kepindahannya ke Persik sebagai tantangan baru dalam kariernya.
“Ini pengalaman berbeda—negara baru, kultur baru. Saya senang berada di sini dan ingin memberikan yang terbaik untuk Persik,” ujarnya.
Putaran kedua Super League 2025/2026 pun dipastikan akan menjadi babak baru—baik bagi Persik Kediri, maupun Yusuf Meilana yang kini menanti pengumuman resmi klub barunya.



