Trump Undang Raja Yordania Abdullah II Masuk Dewan Perdamaian Gaza

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Amman: Raja Yordania Abdullah II menerima undangan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace) Gaza, ujar Kementerian Luar Negeri Yordania pada Minggu, 18 Januari 2026.

Dalam pernyataannya, kementerian menyebutkan Raja Abdullah II menerima undangan tersebut untuk bergabung dengan Gaza Board of Peace, dan dokumen terkait saat ini tengah ditinjau sesuai dengan prosedur hukum internal.

“Yordania menghargai peran kepemimpinan Presiden Trump dalam mencapai gencatan senjata di Gaza, meluncurkan rencana perdamaian komprehensif, serta berbagai upaya yang dilakukannya untuk mewujudkan keamanan, stabilitas, dan perdamaian,” bunyi pernyataan tersebut, dikutip dari Anadolu Agency.

Di hari yang sama, Dr. Ali Shaath secara resmi mulai menjalankan tugasnya sebagai kepala National Committee for the Administration of Gaza (NCAG). Ia menyatakan langkah pertamanya adalah mengadopsi dan menandatangani pernyataan misi komite tersebut.

Sebelumnya pada Jumat, Gedung Putih mengumumkan susunan anggota komite Gaza yang akan mengawasi transisi kekuasaan di wilayah tersebut, sebagai bagian dari rencana 20 poin Presiden Trump untuk mengakhiri perang Israel di Gaza.

Shaath merupakan mantan wakil menteri Palestina di Otoritas Palestina.

Dalam pernyataannya, Gedung Putih juga mengumumkan pembentukan Gaza Executive Board untuk mendukung tata kelola dan layanan di Gaza. Dewan tersebut mencakup Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan; utusan khusus Trump Steve Witkoff; menantu Trump Jared Kushner; mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair; Menteri Negara Uni Emirat Arab untuk Kerja Sama Internasional Reem Al-Hashimy; diplomat senior Qatar Ali Al-Thawadi; serta kepala intelijen Mesir Hassan Rashad, di antara nama-nama lainnya.

Witkoff pada Rabu mengumumkan dimulainya fase kedua rencana gencatan senjata Gaza, dengan fokus pada demiliterisasi, tata kelola teknokratik, dan rekonstruksi.

Fase pertama kesepakatan mulai berlaku pada 10 Oktober, menghentikan perang Israel yang telah menewaskan lebih dari 71.000 orang dan melukai lebih dari 171.000 lainnya.

Baca juga:  Trump Undang Lebih Banyak Pemimpin untuk Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Takluk dari Everton, Aston Villa gagal pangkas jarak dengan Arsenal
• 41 menit laluantaranews.com
thumb
Banjir di Jateng Meluas Rendam 8 Kabupaten, Ribuan Warga Terdampak
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Nuri Kepala Hitam Diselundupkan dalam Botol, Karantina Sulsel Amankan Pelaku di Pelabuhan
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Bocor Percakapan Roby Tremonti Diduga Sewa Buzzer, Sampai Nawar Harga Karena Kemahalan
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Kue Keranjang Wajib Ada Saat Imlek 2026, Ini Sejarah dan Maknanya
• 9 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.