Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) akan menerapkan tarif baru untuk biaya administrasi Mandiri Debit dan Mandiri Tabungan NOW. Tarif baru berlaku efektif mulai 3 Maret 2026.
Melalui laman resminya, Bank Mandiri mengumumkan perubahan biaya administrasi bulanan untuk jenis kartu VISA dan GPN. Untuk jenis kartu Visa, saat ini Bank Mandiri menetapkan biaya administrasi bulanan sebesar Rp1.000 untuk Virtual, Rp8.500 untuk Platinum Visa, dan Rp10.000 untuk Bisnis Platinum.
Mulai 3 Maret 2026, bank dengan logo pita emas itu resmi menaikkan biaya administrasi bulanan menjadi Rp1.500 untuk Virtual, Rp9.000 untuk Platinum Visa, dan Rp10.500 untuk Bisnis Platinum.
Sementara itu, untuk jenis kartu GPN, saat ini berlaku tarif Rp3.500 per bulan untuk Silver, Rp5.000 per bulan untuk Gold, dan Rp8.500 per bulan untuk Platinum.
Selanjutnya, biaya administrasi bulanan jenis kartu GPN masing-masing naik sebesar Rp500 menjadi Rp4.000 per bulan untuk Silver, Rp5.500 per bulan untuk Gold, dan Rp9.000 per bulan untuk platinum. Biaya terbaru ini mulai berlaku efektif 3 Maret 2026.
Bank Mandiri juga menyesuaikan biaya administrasi untuk produk Mandiri Tabungan NOW. Saat ini, perseroan mengenakan biaya administrasi bulanan sebesar Rp5.000 untuk Mandiri Tabungan Now.
Baca Juga
- Bank Mandiri (BMRI) Laporkan Penggunaan Dana Obligasi Berkelanjutan Rp5 Triliun
- Awal 2026, Ada yang Borong Saham Bank Mandiri (BMRI)
- Bank Mandiri (BMRI) Optimistis Konsumsi Topang Pertumbuhan Awal Tahun
Dengan demikian, mulai 3 Maret 2026, biaya administrasi untuk Mandiri Tabungan NOW naik sebesar Rp1.000, menjadi Rp6.000 per bulan.
“Biaya administrasi Mandiri Debit dan Mandiri Tabungan NOW dikenakan setiap bulan dengan memotong saldo rekening nasabah,” tulis Manajemen, dikutip pada Minggu (18/1/2026).
Adapun nasabah dapat menghubungi Customer Service atau mandiri call untuk mengetahui penjelasan lebih lanjut terkait perubahan biaya administrasi bulanan.




