- Sepasang pengantin di Jakarta Barat gelar resepsi di tengah kepungan banjir.
- Mempelai wanita sempat putus asa, namun disemangati oleh ayahnya.
- Momen haru terjadi saat pengantin pria gendong istrinya menuju pelaminan.
Suara.com - Ela Laela dan Muhadi, sepasang pengantin di Kapuk, Jakarta Barat, nyaris membatalkan hari bahagia mereka. Pasalnya, lokasi resepsi pernikahan mereka terendam banjir setinggi lutut orang dewasa akibat hujan deras, Minggu (18/1/2026).
"Semua masakan sudah siap, tapi saya akhirnya tidur saja. Tukang rias membangunkan, saya tidak mau. Saya bilang buang saja (masakannya)," kata Ela, menceritakan keputusasaannya.
Semangat dari Ayah dan Cinta dari Suami
Di tengah rasa frustrasinya, sang ayah terus memberikan semangat agar acara tetap dilanjutkan. Dukungan itu membuahkan hasil.
"Bapak saya menguatkan semuanya. Alhamdulillah, air surut," kata Ela.
Momen mengharukan pun terjadi saat mempelai pria, Muhadi, menggendong Ela untuk menuju pelaminan agar gaun pengantinnya tidak basah kuyup.
Ela mengaku sempat menangis dan tidak yakin akan ada tamu yang datang.
"Dari awal sudah niat mempersiapkan segalanya, tapi pas banjir saya putus asa," ucapnya.
Namun, takdir berkata lain. Menjelang siang, air berangsur surut, dan para tamu undangan mulai berdatangan untuk memberikan doa restu.
Baca Juga: Atasi Banjir Jakarta, Dinas SDA Kerahkan 612 Pompa Stasioner dan Ratusan Pompa Mobile
"Terharu, gembira. Semua pada datang. Saudara saya dari Pandeglang, yang jauh-jauh, juga pada datang," pungkasnya bahagia.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/4547613/original/043706700_1692702752-20230822-Modifikasi-Cuaca-Jabodetabek-Tallo-6.jpg)


