JAKARTA, KOMPAS.com - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan, pihaknya tengah mendalami motif dua tersangka asusila di muka umum, HW dan FTR, melakukan masturbasi di dalam bus Transjakarta rute 1A (Balai Kota–Pantai Maju) pada Kamis (15/1/2026).
"Ini masih kami dalami melalui psikologi forensik," jelasnya saat dihubungi Kompas.com pada Minggu (18/1/2026).
Onkoseno menjelaskan, FTR melakukan masturbasi terhadap HW hingga mengeluarkan cairan yang kemudian mengenai pakaian seorang penumpang perempuan.
Baca juga: Pengemudi Mobil Lawan Arah Masuk Exit Tol Ditilang Polisi, Ngakunya Tak Tahu Jalan
"Satu pelaku memasturbasikan kelamin pelaku kedua sehingga kemudian cairannya terkena korban," ungkap Seno.
Korban awalnya merasakan ada cairan di bagian belakang pakaiannya dan sempat mengira cairan tersebut berasal dari pendingin udara di dalam bus.
Aksi kedua pelaku akhirnya dipergoki oleh penumpang lain yang menyadari adanya kejanggalan.
"Situasi berubah ketika salah satu penumpang lain menyadari adanya kejanggalan dan berteriak, sehingga menarik perhatian penumpang lainnya," ucap Seno.
Setelah itu, korban baru menyadari bahwa dirinya menjadi korban dugaan tindakan asusila.
Kedua pelaku mengaku baru pertama kali melakukan perbuatan tersebut di ruang publik.
Baca juga: Pria Bunuh Ayah Angkat di Tangerang, Diduga Gegara Uang Hasil Penjualan Rumah
Sebelumnya diberitakan, Polres Metro Jakarta Utara menangkap dua pria terkait dugaan pelecehan seksual berupa tindakan masturbasi di dalam bus TransJakarta di wilayah Jakarta Utara.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 18.20 WIB.
Saat itu, bus TransJakarta melaju di Jalan Tol Pelabuhan Gedong Panjang, Penjaringan.
"Dalam kasus ini, kami telah mengamankan dua orang pria berinisial HW dan FTR," kata Onkoseno dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026).
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang