Di tangan individu-individu terpilih, tawa bukanlah sekadar respons spontan, melainkan hasil dari sebuah proses berpikir yang panjang dan mendalam. Sebab sejatinya, di balik setiap humor tersimpan logika, di balik candaan tersembunyi kegelisahan, dan di balik riuh gelak tawa sering kali terselip kritik yang jujur.
Program Q&A Metro TV kali ini menghadirkan tiga sosok komika inspiratif dengan latar belakang, gaya humor, dan generasi yang berbeda: Cak Lontong, Abdel, dan Muhadkly Acho. Bersama mereka, kita akan menyelami kedalaman dunia komedi Indonesia yang kini tak sekadar menjadi panggung hiburan semata, melainkan telah bertransformasi menjadi medium kritik pedas yang disampaikan secara cerdas, serta ruang ekspresi untuk refleksi sosial.
Bagaimana sesungguhnya komedi berkembang dari sekadar lelucon menjadi alat perenungan? Apa cerita di balik setiap jokes dan punchline yang mereka ramu? Serta, bagaimana cara mereka menghadapi dinamika reaksi publik atas guyonan yang dilemparkan?




