GenPI.co - Tim SAR Gabungan menemukan satu jasad korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Gunung Bulusaraung, Maros, Sulawesi Selatan.
Kepala Kantor Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan jasad korban ditemukan sekitar pukul 14.20 WITA, Minggu (18/1).
Dia mengungkapkan jasad korban berada di kedalaman jurang sekitar 200 meter, di sekitar serpihan pesawat.
“Seorang korban belum diketahui identitasnya, jenis kelamin laki-laki,” katanya dikutip dari Antara, Senin (19/1).
Arif menyampaikan operasi SAR terus berlangsung, dengan kondisi cuaca tak menentu dan medan yang cukup ekstrem.
Tim SAR gabungan menghadapi cuaca hujan lebat, yang disertai kabut tebal dengan jarak pandang sekitar lima meter di puncak.
“Kondisi itu, berdampak pada pergerakan tim. SAR sempat melakukan pembatalan penurunan vertikal, karena pertimbangan keselamatan,” ujarnya.
Dia memastikan SAR terus melakukan upaya pencarian, dengan memprioritaskan keselamatan semua personel.
“Kami berkomitmen menjalankan operasi secara maksimal, profesional, serta terukur. Setiap pengambilan langkah, melalui analisis risiko,” ucapnya.
Operasi SAR yang melibatkan berbagai unsur itu, di bawah koordinasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar.
Berdasar manifest, ada 10 orang yang ada di peawat. Mereka terdiri dari tujuh kru dan tiga orang penumpang. (ant)
Video viral hari ini:





