Harga bitcoin bertahan dalam sekitar level resistensi terbarunya pada Minggu (18/1). Harga aset kripto terbesar itu berupaya stabil dalam kisaran US$95.000.
Dilansir dari Coinmarketcap, investor kini semakin sepakat bahwa bitcoin berpeluang menguji level psikologis US$100.000. Namun belum menunjukkan sinyal kuat untuk menembus level tersebut secara meyakinkan.
Baca Juga: Alasan Bitcoin Masih Jadi Pilihan Utama Investor Kripto Pemula
54% investor optimistis bahwa harga bitcoin mencapai US$100.000 di Januari. Hal itu berbanding terbalik dengan ekspektasi penurunan harga aset kripto tersebut yang semakin mereka dan pasar kini hanya memprediksi bahwa ia akan turun ke US$85.000.
Sejumlah market maker menilai reli bitcoin belakangan ini bersifat mekanis. Lowdesk menyebut kenaikan harga dipicu oleh short squeeze agresif, ketika pembeli opsi call masuk di tengah lonjakan volatilitas dan pergeseran sentimen yang semakin bullish.
Baca Juga: Standard Chartered: Ether Berpotensi Kalahkan Bitcoin
Arus dana ke bitcoin exchange-traded funds turut menopang pergerakan harga. Sementara peningkatan likuiditas dalam level order book menunjukkan dominasi permintaan beli dalam berbagai bursa utama dari kripto.


