GenPI.co - Bencana banjir menerjang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akibat hujan dalam sehari yang memicu air sungai meluap.
BPBD Kabupaten Bekasi mencatat hujan mengguyur sejak Sabtu (17/1). Akibatnya, banjir menerjang 16 kecamatan dan 40 desa, dengan total 4.622 kepala keluarga (KK) terdampak.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Dodi Supriadi mengatakan sungai yang meluap, yakni Kali Gabus, Sungai Cibeet, Sungai Citarum, Kali Sadang dan Kali Ciherang.
“Intensitas hujan sangat tinggi, dengan durasi yang cukup lama. Kondisi tersebut, berimbas pada meluapnya sejumlah sungai,” katanya dikutip dari Antara, Senin (19/1).
Dia mengungkapkan ketinggian muka air bervariasi, yakni 20 sentimeter sampai 200 sentimeter di lokasi yang terparah.
Pemicu utama banjir, yakni hujan lebat merasa di hulu dan hilir. Kondisi tersebut, diperparah sistem drainase yang buruk.
Sejumlah warga pun sudah mengungsi secara mandiri, ke tempat yang lebih aman. Sebagian ada yang dievakasi memakai perahu karet.
“Warga di daerah dengan ketinggian muka air di atas satu meter, menjadi prioritas utama dievakuasi,” tuturnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis mengimbau warga yang tinggai di bantaran sungai dan daerah rawan banjir untuk melaporkan, jika ada peningkatan air.
“Tetap siaga dan ikuti arahan petugas di lapangan. Cuaca masih cukup dinamsi. Kami memantau kondisi,” ucapnya. (ant)
Lihat video seru ini:

