JAKARTA, KOMPAS.com - Teriakan "kandang gajah" menggema dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) para kader Partai Solidaritas Indonesia di Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (8/1/2026).
Teriakan itu sebagai respons para kader yang saat itu diminta memenangkan PSI di Jawa Tengah oleh Ketua Umum mereka, Kaesang Pangarep.
Putra bungsu Presiden ketujuh RI, Joko Widodo itu berteriak ingin menggulingkan label "Kandang Banteng" di Jawa Tengah menjadi "Kandang Gajah".
"2029, pemilu selanjutnya, Jawa Tengah, (jadi) Kandang Gajah!" pekiknya disambut dengan tepuk tangan para PSI.
Angan-angan politisi muda yang diangkat jadi Ketua Umum PSI setelah dua hari jadi kader itu dikuatkan dengan posisi mereka yang semakin kuat di Jawa Tengah.
Baca juga: Jokowi Pakai Kode Titip Kaesang untuk Ahmad Ali Gabung PSI
Pada 2019, saat PSI baru kali pertama ikut dalam pemilihan umum (Pemilu), partai yang dulunya berlambang kepalan tangan dengan mawar merah ini tak dapat kursi di DPRD sama sekali.
Namun setelah menjual nama Jokowi dan keluarga, PSI mendapat mandat yang cukup signifikan dari masyarakat Jateng.
Saat ini, PSI memiliki 12 anggota DPRD di Jateng. Target berikutnya akan lebih besar lagi, yakni 17 kursi di tingkat provinsi, dan level pemerintah daerah tingkat dua, Kaesang ingin lebih dari 100 fraksi.
Angan Kaesang diperkuat dengan basis suara yang solid di Solo. Saat ini Wakil Wali Kota Solo dijabat oleh kader PSI.
Baca juga: Jawa Tengah Disebut Akan Jadi Kandang Gajah, Bagaimana Perbandingan Suara PSI vs PDI-P?
"Saya berharap pada pemilu selanjutnya akan semakin banyak pemimpin yang lahir dari PSI," kata Kaesang.
Kekuatan Banteng di JatengUntuk perolehan suara Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, PDI-P mengungguli jauh para pesaingnya dengan memperoleh 33 kursi.
Hasil suara tersebut tertuang dalam Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah Nomor 41 Tahun 2024.
Sedangkan jumlah suara yang diperoleh secara keseluruhan mencapai 5,2 juta suara, menjadi yang tertinggi dari semua partai politik yang berkontestasi di wilayah tersebut.
Tempat kedua diduduki Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 3,03 juta suara, kemudian ada Gerindra 2,59 juta suara, dan Partai Golkar 2,2 juta suara.
Baca juga: Respons PDI-P soal PSI Incar Jateng Jadi “Kandang Gajah” di Pemilu 2029
Kemudian disusul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 1,6 juta suara, Partai Demokrat 1,1 juta suara, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 1 juta suara, Partai Amanat Nasional (PAN) 840.817 suara, dan Partai Nasdem 775.889 suara.




