Komitmen BYD Bawa Ekosistem Mobil Energi Baru Lengkap ke Indonesia

kumparan.com
15 jam lalu
Cover Berita

General Manager Asia Pacific Sales BYD Auto Liu Xueliang menyatakan bahwa kedatangan BYD di Indonesia jauh melampaui ambisi sebagai perakit kendaraan listrik biasa. Dirinya mengungkap komitmen perusahaan dimulai dari hulu, yakni bisnis inti mereka sebagai produsen baterai.

"Dari awal R&D dan produksi baterai, kami sudah mempertimbangkan bagaimana mendaur ulangnya," ungkap Liu saat ditemui kumparan di Zhengzhou, China belum lama ini.

Ini menunjukkan filosofi BYD yang bertanggung jawab, di mana siklus hidup sebuah produk telah dirancang sejak dini untuk meminimalisir dampak lingkungan. Baterai kendaraan listrik akan masuk daur ulang sebagai basis penyimpanan energi, sebelum akhirnya masuk ke proses daur ulang material secara menyeluruh.

Kemudian Liu juga mengonfirmasi bahwa BYD tengah menyusun agenda strategis untuk membangun ekosistem baterai yang komprehensif di Indonesia yang berpusat di Subang, Jawa Barat.

"Kami sudah melihat dan mempelajari, bagaimana kami akan menciptakan keseluruhan ekosistem BYD di Indonesia di Subang, tidak hanya produksi, daur ulang, tetapi solusi yang komplet," lanjutnya.

Komitmen mendalam juga terlihat dari rencana investasi dan pengembangan rantai pasok. Liu menyatakan bahwa investasi BYD akan dilakukan berdasarkan kebutuhan pasar, dengan kapasitas awal 150 ribu unit per tahun yang dapat ditingkatkan.

"Kami tidak hanya kerja sama dengan supplier, tapi juga akan kerjasama untuk R&D dan produksi part yang sesuai kebutuhan pasar Indonesia," tegasnya.

Diversifikasi teknologi menjadi kata kunci lain dalam strategi BYD membawa pilihan lengkap di segmen kendaraan energi baru (NEV). Liu menyebutkan perusahaan akan menggunakan portofolio teknologinya untuk menyediakan pilihan yang lebih beragam bagi konsumen Indonesia.

Hal ini termasuk mengenalkan teknologi hybrid cerdas DM-i (PHEV) dengan membawa varian premium lainnya yakni Denza B5. Model tersebut diproyeksikan masuk Indonesia, sebab saat kunjungan kumparan ke Zhengzhou, China, model tersebut telah hadir dalam menu Bahasa Indonesia di head unit-nya serta menganut setir kanan.

"Sangat mungkin kami bawa, kami akan mengenalkan Denza B5 untuk pasar Indonesia. Saya bisa konfirmasi akan masuk Indonesia," tukasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lengkap! Daftar Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin 19 Januari 2026, Buka Sampai Siang Nanti
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
• 9 jam lalumerahputih.com
thumb
MK: Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana-Dituntut Perdata Atas Karya Jurnalistik
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
DPR Tegaskan Tidak Ada Agenda Pembahasan Revisi UU Pilkada di Prolegnas 2026
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jelang Comeback BTS, Harga Hotel di Busan Naik hingga 10 Kali Lipat
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.