5 Ribu Orang Tewas dalam Demonstrasi di Iran

okezone.com
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Sebanyak 5 ribu orang tewas dalam demonstrasi yang terjadi di Iran. Dari jumlah itu, ratusan di antaranya personel keamanan. 

1. 5 Ribu Orang Tewas

Pada Minggu, seorang pejabat Iran di wilayah tersebut mengatakan kepada Reuters, pihak berwenang telah memverifikasi setidaknya 5.000 orang tewas dalam protes, termasuk sekitar 500 personel keamanan. Pejabat itu menyalahkan "teroris dan perusuh bersenjata" atas pembunuhan "warga Iran yang tidak bersalah".

Pejabat yang menolak disebutkan namanya itu mengatakan, beberapa bentrokan terberat dan jumlah kematian tertinggi terjadi di wilayah Kurdi Iran di barat laut Iran, sebuah wilayah separatis Kurdi telah aktif. Telah terjadi letusan kekerasan selama gelombang kerusuhan sebelumnya.

Baca Juga :
Pemimpin Tertinggi Iran Tuduh AS dan Israel Bertanggung Jawab atas Pembunuhan Ribuan Demonstran

Otoritas Iran semakin menunjuk jari ke kekuatan asing atas kerusuhan tersebut, menuduh rival geopolitik lama – terutama Israel dan AS – sebagai pihak yang memicu ketidakstabilan dan mengarahkan operasi di lapangan.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan aktor-aktor yang terkait dengan Amerika Serikat dan Israel bertanggung jawab atas pembunuhan "beberapa ribu" orang selama protes anti-pemerintah selama beberapa minggu di negara tersebut.

"Mereka yang terkait dengan Israel dan AS menyebabkan kerusakan besar dan menewaskan beberapa ribu orang," kata Khamenei pada Sabtu (17/1/2026), melansir Al Jazeera.

Baca Juga :
Korban Tewas Demonstrasi Iran Tembus 3.000 Orang, Akses Internet Mulai Terdeteksi

Ia menuduh kedua negara tersebut terlibat langsung dalam kekerasan tersebut, dan menyebut Presiden AS Donald Trump sebagai "kriminal". 
"Pemberontakan anti-Iran terbaru berbeda karena presiden AS secara pribadi terlibat," media pemerintah Iran mengutip pernyataannya.

Khamenei memperingatkan, meskipun Iran akan menghindari eskalasi di luar perbatasannya, mereka yang dianggap bertanggung jawab akan menghadapi konsekuensi. 

“Kami tidak akan menyeret negara ini ke dalam perang, tetapi kami tidak akan membiarkan penjahat domestik atau internasional lolos tanpa hukuman,” katanya.

Baca Juga :
Tegang dengan Iran, AS Kirim Kapal Induk ke Timur Tengah

Sementara itu, kelompok hak asasi manusia yang berbasis di AS, HRANA, mengatakan 3.000 orang lainnya telah tewas dalam protes tersebut. Hingga saat ini, para pejabat Iran telah secara terbuka mengakui ratusan kematian, termasuk anggota pasukan keamanan.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Basarnas: 1 Korban Pesawat ATR 42-500 yang Ditemukan Dievakuasi Senin Pagi
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Saratoga (SRTG) Kembali Lepas Saham Nusa Raya Cipta (NRCA)
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Eks Wamenaker Noel Didakwa Terima Gratifikasi Rp3,3 Miliar dan Motor Ducati
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Pemkot dan PMI Jakarta Timur Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir di Tiga Kelurahan Cakung
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Menhub Tegaskan Santunan Korban ATR 42-500 Menunggu Hasil Identifikasi DVI
• 3 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.