Karachi: Petugas pemadam kebakaran di Karachi, Pakistan, melanjutkan pencarian di hari Minggu terhadap sedikitnya 65 orang yang dilaporkan hilang setelah kebakaran besar melanda sebuah mal di kawasan pusat kota bersejarah. Dilansir dari India Today, Senin, 19 Januari 2026, sejauh ini insiden tersebut telah menewaskan enam orang dan menyebabkan sebagian bangunan runtuh.
Kebakaran melanda pusat perbelanjaan bertingkat Gul Plaza pada Sabtu malam. Video yang beredar memperlihatkan kobaran api membumbung tinggi saat petugas berjuang sepanjang malam mencegah api merambat ke kawasan bisnis yang padat. Setelah lebih dari 24 jam pemadaman, petugas mulai mendinginkan puing-puing bangunan yang nyaris ambruk.
Petugas pemadam kebakaran mengatakan kurangnya ventilasi di gedung yang menampung lebih dari 1.200 kios itu menyebabkan asap tebal memenuhi bangunan dan menghambat proses evakuasi. Hal tersebut disampaikan kepada stasiun televisi lokal Geo News.
Kepala Kepolisian Provinsi Sindh Javed Alam Odho mengatakan kebakaran diduga dipicu oleh pemutus arus listrik (circuit breaker). “Tata letak dan konstruksi pasar ini, ditambah jenis barang seperti karpet, selimut, dan material berbahan resin, membuat api terus membara,” ujarnya kepada wartawan, dikutip Dawn News.
Wali Kota Karachi Murtaza Wahab menyatakan sedikitnya 65 orang masih dinyatakan hilang. Otoritas penyelamat melaporkan enam orang tewas dan sekitar 20 lainnya mengalami luka-luka. Sejumlah laporan media menyebut warga meneriakkan kritik terhadap wali kota yang baru tiba di lokasi hampir 23 jam setelah kebakaran terjadi.
Ratusan orang memadati sekitar gedung, termasuk pemilik kios yang terdampak. “Kami benar-benar kehilangan segalanya. Dua puluh tahun kerja keras musnah,” kata Yasmeen Bano, salah satu pemilik toko.
Layanan penyelamatan Rescue 1122 menerima laporan pertama pada pukul 22.38 waktu setempat. “Saat kami tiba, api dari lantai dasar telah menjalar ke lantai atas dan hampir seluruh bangunan sudah dilalap api,” kata juru bicara Rescue 1122, Hassanul Haseeb Khan.
Hingga Minggu malam, rangka logam gedung yang menghitam tampak berserakan di jalan bersama unit pendingin udara dan papan nama toko yang jatuh. Petugas menyatakan sebagian struktur telah runtuh dan seluruh bangunan berisiko ambruk.
Baca juga: Kebakaran Pusat Perbelanjaan di Pakistan Tewaskan 3 Orang, Puluhan Lain Terluka


