Ban Sailun Tantang Dominasi Pemain Lama, Bangun Citra Merek Jadi Kunci

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Sejumlah merek ban asal Jepang, Amerika, hingga Eropa saat ini mendominasi pasar. Namun, hal tersebut tidak menggetarkan produsen pendatang baru asal Tiongkok, yakni Sailun dalam memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia.

President Sailun Group, Xie Xiao Hong, mengungkap bahwa strategi membangun citra merek menjadi cara perusahaan dalam membangun fondasi kuat di Indonesia. Terlebih prestasi Sailun yang telah menjadi 10 merek ban ternama dunia.

”Sekarang brand kami sudah cukup terkenal di dunia. Supply sudah stabil, membuat kami bisa masuk top 10 di dunia,” buka Xie di Semarang, Sabtu (17/1/2026).

Menurut Xie, citra merek atau brand image bisa dibangun melalui berbagai aspek. Mulai dari kualitas produk, hingga harga terjangkau. Sailun menempatkan diri dengan menggaet dua variabel itu.

”Kami menilai brand image dari durabilitas produk, stabilitas supply, harga value for money, dan harga yang bersahabat,” sambungnya.

Xie menambahkan, brand image juga datang dari ulasan positif pengguna, masukan atau feedback dari pengguna, dan loyalitas konsumen terhadap merek Sailun.

Dari komponen value for money atau nilai maksimal yang bisa dijangkau dengan harga serendah mungkin, Sailun melakukan penerapan teknologi manufaktur modern di lini produksi. Mengandalkan robot otomatis yang mampu menekan biaya produksi ban di pabrik.

“Untuk menciptakan value for money, Sailun sudah mengaplikasikan otomasi sangat tinggi untuk mengurangi ban yang ada defect dan memproduksi kualitas tinggi dalam skala besar,” jelasnya.

“Teknologi inti kami yang terdepan secara global, seperti chemical mixing technology, diterapkan ke seluruh lini produk melalui manufaktur cerdas berskala besar dan produksi lokal,” tambah Xie.

Sementara itu, tim R&D dibentuk untuk menyesuaikan kebutuhan kontur jalan dan faktor cuaca di Indonesia.

Tim R&D kami secara khusus menyesuaikan kompon karet dan desain tapak ban dengan iklim panas dan lembab di Indonesia, sehingga meningkatkan daya cengkeram di jalan basah dan ketahanan pada suhu tinggi,” pungkas Xie.

Pabrik Sailun di Indonesia

PT Sailun Manufacturing Indonesia telah mengoperasikan aktivitas lokalisasi di Tanah Air. Vice President of Manufacturing Center Sailun Group, Gao Liting mengatakan, besaran investasi yang dituang ke pabrik Indonesia menyentuh USD 251 juta atau setara Rp 3,9 triliun.

”Ini merupakan proyek strategis dengan total investasi sebesar USD 251 juta, yang telah resmi beroperasi pada Mei 2025 lalu,” buka Gao di kesempatan serupa.

Fasilitas produksi yang berlokasi di Jatengland Industrial Park Sayung (JIPS), Kabupaten Demak, Jawa Tengah ini merakit berbagai jenis ban. Mulai dari passenger car radial (PCR), truck & bus radial (TBR), offroad tire radial (OTR), ban dalam, dan flap.

Saat ini, kapasitas produksi yang tersedia mencapai 3 juta unit ban mobil penumpang, 600 ribu ban truk dan bus, serta 37 ribu ton ban offroad. Lokalisasi ragam jenis ban ini bertujuan untuk memberikan portofolio produk yang lengkap di pasar domestik.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cerita Haru Tanti Pegawai SPPG Paseban, Bujuk Orang Tua yang Tolak MBG untuk Anak
• 9 menit laluliputan6.com
thumb
Penyebab Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Belum Diketahui, Kondisi Cuaca Bagus dan Armada Laik Operasi
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Pengendara Motor Lawan Arah Diteror, Anak Jadi Sasaran Ancaman
• 44 menit lalukompas.com
thumb
Jadi Tentara Bayaran, Bripda Rio ternyat Sudah Dipecat dari Kepolisian
• 19 jam lalurealita.co
thumb
Hadir di Posko, Menhub Dudy Purwagandhi: Saya Mengharapkan Doa Masyarakat
• 8 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.