BMKG Peringatkan Hujan Petir Kepung Indonesia Hari Ini, Waspada Dampak Cuaca Ekstrem

tvonenews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang melanda mayoritas wilayah Indonesia pada Senin (19/1/2026). Cuaca ekstrem ini diprakirakan terjadi dengan intensitas hujan yang beragam, mulai dari ringan hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Prakirawan BMKG Selly Brilian menyampaikan, kondisi atmosfer saat ini mendukung terbentuknya awan hujan di banyak daerah, terutama di wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem.

Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

BMKG memprakirakan hujan ringan akan mengguyur sejumlah kota besar, di antaranya:

  • Medan

  • Pekanbaru

  • Jambi

  • Bengkulu

  • Bandar Lampung

  • Serang

  • Jakarta

  • Bandung

  • Tanjung Selor

  • Samarinda

  • Denpasar

  • Makassar

  • Kendari

  • Gorontalo

  • Manado

  • Ternate

  • Sorong

  • Ambon

  • Manokwari

  • Nabire

  • Jayapura

  • Jayawijaya

  • Merauke

Meski tergolong ringan, hujan tetap berpotensi mengganggu aktivitas luar ruangan, terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari.

Hujan Sedang hingga Lebat Disertai Petir

Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terjadi di:

  • Semarang

  • Surabaya

Adapun wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga disertai petir antara lain:

  • Yogyakarta

  • Kupang

BMKG mengingatkan masyarakat di wilayah tersebut agar waspada terhadap potensi genangan, banjir lokal, serta risiko sambaran petir dan angin kencang.

Wilayah Berawan Tebal hingga Berkabut

Selain hujan, beberapa kota diprakirakan mengalami kondisi berawan tebal hingga berkabut, yaitu:

  • Banda Aceh

  • Padang

  • Tanjung Pinang

  • Pontianak

  • Palangka Raya

  • Banjarmasin

  • Palembang

  • Mataram

  • Palu

Kondisi ini dapat memengaruhi jarak pandang, khususnya bagi pengguna jalan raya dan transportasi laut maupun udara.

Pengaruh Siklon Tropis

BMKG menjelaskan, cuaca basah yang meluas ini dipengaruhi oleh kombinasi dinamika atmosfer, termasuk keberadaan beberapa sistem siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia.

Salah satunya adalah Siklon Tropis Nokaen yang berkembang dari bibit siklon 91W sejak 15 Januari 2026. Sistem ini terpantau berada di timur Filipina, tepatnya di utara Sulawesi Utara, dengan kecepatan angin maksimum sekitar 40 knot atau setara 56 kilometer per jam dan tekanan minimum 1.000 hPa. Dalam 48 hingga 72 jam ke depan, intensitasnya diperkirakan bertahan pada kategori satu.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BPBD Pastikan Seluruh Genangan di Jakarta Telah Surut
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Prabowo Akan Bertemu Raja Charles dalam Kunjungan ke Inggris, Gajah Aceh Bakal Jadi Pembahasan
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 Diperluas, Tim SAR Gabungan Masuk dari 2 Arah
• 12 jam lalufajar.co.id
thumb
Ibu di Sulteng Meninggal Usai Melahirkan, Jenazahnya Dibonceng Motor
• 27 menit lalukumparan.com
thumb
1.236 Industri Mulai Beroperasi 2026, Diproyeksi Serap 218 Ribu Pekerja
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.