Prambanan Shiva Festival diharap tingkatkan daya tarik wisata religi

antaranews.com
13 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Prambanan Shiva Festival yang dilaksanakan di kompleks Candi Prambanan di Daerah Istimewa Yogyakarta mulai dari 17 Januari sampai 15 Februari 2026 diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata religi di wilayah tersebut.

Pada acara pembukaan festival di kompleks Candi Prambanan, Sabtu (17/1), Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa berharap Prambanan Shiva Festival bisa menjadi tonggak penting transformasi Candi Prambanan menjadi ruang spiritual yang hidup.

"Pariwisata berbasis spiritualitas tidak hanya berfokus pada eksplorasi fisik destinasi, tetapi juga pada perenungan diri, keseimbangan batin, serta hubungan yang harmonis dengan lingkungan dan budaya setempat," katanya sebagaimana dikutip keterangan pers kementerian yang dikonfirmasi di Jakarta pada Senin.

Prambanan Shiva Festival diawali dengan perayaan Shivaratri dan akan ditutup dengan upacara Mahashivaratri.

Umat Hindu melaksanakan upacara pemujaan kepada Dewa Shiwa yang mencakup momentum perenungan, introspeksi diri, latihan pengendalian diri, serta permohonan pengampunan pada hari Shiwaratri.

Ni Luh menyampaikan bahwa perayaan Shiwaratri dalam rangkaian Prambanan Shiva Festival meneguhkan peran Candi Prambanan sebagai situs warisan budaya dunia sekaligus pusat ibadah umat Hindu di Indonesia.

Menurut dia, pelaksanaan perayaan Shiwaratri di Candi Prambanan juga memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan wisata yang tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan warisan budaya yang hidup, dirawat, dipahami, dan dihormati.

"Candi Prambanan adalah living heritage yang harus kita jaga bersama. Kesuciannya harus kita rawat sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan bangsa," kata dia.

Baca juga: IDM: Shiva Festival kuatkan Prambanan sebagai destinasi wisata budaya

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Wisnu Bawa Tenaya menyampaikan bahwa ajaran Shiwa dijadikan sebagai dasar pelaksanaan festival, yang sejalan dengan semangat moderasi beragama.

"Nilai-nilai Shiwa mengajarkan keseimbangan antara cipta, rasa, dan karsa. Festival ini merayakan kesadaran yang menyatukan manusia, alam, dan Tuhan dalam satu harmoni," katanya.

Prambanan Shiva Festival dinilai menghadirkan ruang dialog mengenai agama dan budaya, yang berperan penting dalam upaya membangun harmoni sosial.

Selama mengunjungi Daerah Istimewa Yogyakart, Wakil Menteri Pariwisata juga mendatangi Kampung Wisata Purbayan di Kota Yogyakarta serta Desa Wisata Hargotirto di Kabupaten Kulonprogo.

Dia melihat arsitektur bangunan serta melihat pembuatan kerajinan perak dan batik di Purbayan serta meninjau sentra produksi gula semut dan melihat pembuatan batik saat berkunjung ke Hargotirto pada Minggu (18/1).

Baca juga: IDM hadirkan program meditasi "Miracle of Mind" di Candi Prambanan

Baca juga: Prosesi Abhiseka Samapta Diwyottama Siwalaya digelar di Candi Prambanan


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hari Ini Gunung Semeru 6 Kali Erupsi, Ini Rinciannya
• 11 jam lalumerahputih.com
thumb
Begini Sosok Kapten Andy, Pilot Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh Menurut Kesaksian Warga
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Industri Film Lesu, James Cameron Sebut Biaya Produksi Avatar 4 dan 5 Bakal Dipangkas
• 7 jam laluinsertlive.com
thumb
Santri Alumni Ponpes Ajukan Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Tata Cara, Hukum, dan Niat Qodho Sholat Dzuhur Lengkap
• 9 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.