Grid.ID - Buku Broken Strings milik aktris cantik Aurelie Moeremans kini tengah menjadi perbincangan publik. Hal ini terjadi karena buku tersebut memuat kisah pribadi Aurelie yang mengalami child grooming saat dirinya berusia 15 tahun.
Melalui Instagram Story di akun @aurelie, ia menjelaskan bahwa buku ini bukan hanya menceritakan tentang dirinya semata. Aurelie berharap pesan yang disampaikan bisa dipahami lebih luas oleh masyarakat.
"Ini bukan tentang aku. Ini tentang awarness," tulis Aurelie. Ia menegaskan bahwa tujuan utama buku ini adalah untuk meningkatkan kesadaran publik.
"Supaya orang tua tahu bagaimana harus bersikap dan melindungi anak. Supaya anak muda tahu ciri-ciri child grooming dan bisa mengenalinya sejak awal," lanjutnya.
Aurelie pun berharap anak muda dapat melindungi diri sejak dini. "Supaya mereka bisa menghindar sebelum terlambat," ungkapnya.
"Aku bersuara bukan untuk membagikan ceritaku, tapi untuk membagikan pemahaman," tuturnya. Dengan begitu, Ia ingin pengalamannya ini dapat menjadi pembelajaran bagi banyak orang.
Wanita berusia 32 tahun ini juga menyoroti bahwa masih banyak korban lain yang belum mendapatkan ruang untuk bersuara. "Kisahku hanya satu dari jutaan kasus serupa yang serung tidak terlihat, tidak dipercaya, dan disalahpahami," ungkapnya.
"Kalau dengan bersuara aku bisa mencegah satu anak saja harus melewati apa yang aku lalui, maka itu sudah lebih dari cukup," katanya.
"This is huge for me. Bukan karena ceritanya, tapi karena harapan agar tidak ada lagi anak muda yang harus diam, bingung, dan terluka sendirian," tuturnya. Ia mengakui bahwa harapan tersebut menjadi alasan terbesarnya untuk berani berbagi.
Sebelumnya, Aurelie juga menegaskan bahwa buku ini bukan dibuat karena dirinya merasa paling kuat. Ia ingin meluruskan persepsi publik tentang keberaniannya.
"Buku ini aku berani publish bukan karena aku paling kuat, tapi karena aku gak mau ada satu orang pun yang merasa sendirian, atau merasa semua ini salah mereka," ungkapnya. Pesannya ini ditujukan agar tidak ada lagi yang menyalahkan diri sendiri.
Aurelie juga mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah berani berbagi cerita dan saling mendukung satu sama lain. "Terima kasih sudah ada, sudah berani cerita, dan saling jaga. Kadang aku pengen banget bisa meluk kalian satu-satu," tutupnya. (*)
Artikel Asli



