Sedikitnya 18 orang tewas akibat kebakaran hutan yang melanda wilayah Biobio dan Nuble, Cile, sepanjang akhir pekan. Presiden Cile Gabriel Boric pada Minggu (18/1) memperingatkan jumlah korban tewas kemungkinan masih akan bertambah seiring meluasnya api ke wilayah perkotaan, termasuk kota Concepcion.
Dalam pernyataannya, Boric menyebut kebakaran telah memasuki zona permukiman dan menimbulkan situasi darurat berskala besar.
Boric juga mengumumkan telah berbicara dengan Presiden terpilih Jose Antonio Kast untuk mengoordinasikan penanganan kebakaran lintas masa transisi pemerintahan. Keduanya dijadwalkan bertemu pada Senin di Istana La Moneda guna berbagi informasi terkini terkait keadaan darurat serta menyelaraskan rencana pemulihan dan rekonstruksi wilayah terdampak.
Operasi pemadaman kebakaran dari udara masih terus dilakukan sepanjang Minggu. Sementara itu, warga di sejumlah daerah terpaksa mengungsi ketika asap tebal dan kobaran api merambat dari kawasan hutan menuju permukiman.
Kebakaran hutan di Cile tercatat semakin parah dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi kekeringan berkepanjangan serta perluasan perkebunan komersial pinus dan kayu putih dinilai memperburuk risiko kebakaran. Pada 2023, kebakaran hutan besar di wilayah Valparaiso menewaskan lebih dari 130 orang, menjadikannya salah satu bencana kebakaran terburuk dalam sejarah negara tersebut.



