Jihad Islam sebut "Dewan Perdamaian" Gaza versi AS membela Israel

antaranews.com
11 jam lalu
Cover Berita
Gaza (ANTARA) - Gerakan Jihad Islam di Palestina menilai susunan Dewan Perdamaian Gaza yang diumumkan oleh Amerika Serikat hanya untuk melayani kepentingan Israel.

Gerakan itu mengatakan dalam sebuah pernyataan, Sabtu, bahwa susunan dewan tersebut "selaras dengan spesifikasi Israel dan melayani kepentingan pendudukan, sebagai indikasi jelas dari niat negatif terkait pelaksanaan ketentuan perjanjian gencatan senjata."

Gerakan itu juha menegaskan komitmennya untuk melaksanakan ketentuan perjanjian pada fase pertama, dan menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan ke fase kedua "meskipun ada penundaan dari pihak Israel, pelanggaran harian yang terus berlangsung, dan kegagalan untuk mematuhi apa yang telah disepakati."

Gedung Putih pada Jumat (16/1) secara resmi mengumumkan nama-nama anggota Dewan Perdamaian untuk Gaza.

Dengan Presiden AS Donald Trump sebagai ketua, dewan tersebut terdiri dari Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, utusan khusus Trump Steve Witkoff, menantu Trump Jared Kushner, dan mantan perdana menteri Inggris Tony Blair, menurut keterangan dari Gedung Putih.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ferry Irawan, Korban Pesawat ATR 42-500, Dikenal Ramah di Lingkungan Tempat Tinggal
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Kerusuhan Penjara Picu Serangan Mematikan di Guatemala, Tujuh Polisi Tewas
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Langgengnya Rumah Tangga David Beckham dan Victoria, Cara Agar Pernikahan Tetap Kuat
• 8 jam lalugenpi.co
thumb
Rio Ferdinand: Victor Osimhen Pasti ke Manchester United, 100 Persen!
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Warga Padang Antre Air Bersih Pascabencana
• 15 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.