tvOnenews.com - Pandit senior sepak bola nasional, Bung Binder, menyampaikan penilaian jujurnya mengenai dampak besar Federico Barba bagi Persib Bandung.
Ia menilai kehadiran bek asal Italia tersebut membuat lini pertahanan Maung Bandung tampil lebih solid sekaligus meningkatkan efektivitas permainan tim secara keseluruhan.
Nama Federico Barba sendiri tengah menjadi sorotan setelah muncul kabar bahwa ia berpotensi meninggalkan Persib Bandung pada putaran kedua Super League 2025/2026.
Isu tersebut semakin menguat seiring munculnya pemberitaan dari sejumlah media Italia yang mengaitkan Barba dengan klub papan bawah Serie B 2025/2026, Pescara.
Padahal, Barba baru bergabung dengan Persib Bandung pada awal musim Super League 2025/2026. Manajemen Persib mengikatnya dengan kontrak berdurasi dua tahun, yakni satu musim bermain di Super League dengan opsi perpanjangan satu tahun berikutnya.
Namun, bek berusia asal Italia itu dikabarkan berencana kembali ke Eropa karena alasan keluarga yang belum dijelaskan secara rinci.
Di bawah arahan pelatih Bojan Hodak, Federico Barba langsung menjelma menjadi sosok penting di lini belakang Persib Bandung. Dari 12 penampilannya di Super League, ia telah mencetak tiga gol.
Kontribusinya juga terasa di ajang ACL Two (AFC Champions League Two), di mana Barba tampil dalam lima pertandingan dan menyumbangkan satu assist.
Penampilan impresif tersebut mendapat apresiasi dari pengamat sepak bola Tanah Air, Bung Binder dan Coach Riphan. Coach Riphan bahkan mengaku sudah langsung menilai kualitas Barba sejak awal kedatangannya ke Persib Bandung.
"Ketika datang Barba, aku makin yakin bahwa wah ini mah pemain bagus banget," ujar Coach Riphan sebagaimana dilansir dari kanal YouTube Bola Bung Binder.
Bung Binder pun mengamini pernyataan tersebut dan bahkan menilai kualitas Barba melampaui kebutuhan Persib Bandung saat ini.
"Terlalu bagus," kata Bung Binder.
Coach Riphan kemudian menjelaskan bahwa Federico Barba bukan hanya piawai dalam bertahan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun serangan dari lini belakang.
"Parah, parah banget, Barba itu bukan cuma dia bisa bertahan dengan baik dan mengomandoi 4 bek yang lainnya, namun dia juga bisa nge-set menjadi orang pertama yang nge-set bola dari belakang," ujar Coach Riphan.


