Arman Warga Lokal Jadi Pemandu dalam Evakuasi Korban Pesawat ATR: Tahu Jalur

kumparan.com
11 jam lalu
Cover Berita

Tim SAR kembali melanjutkan pencarian dan evakuasi terhadap korban pesawat ATR 42-500 yang dikabarkan hilang dan terjatuh di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.

Dalam pencarian hari ke-3 ini, Tim SAR akan dipandu langsung oleh Arman (38), warga lokal yang diketahui sebagai orang pertama yang berhasil menemukan satu orang korban pesawat.

Korban pertama itu ditemukan Arman di kaki Gunung Bulusaraung, sekitar 200 meter dari puncak. Korban berjenis kelamin laki-laki.

Kepala Seksi Operasi Basarnas, Andi Sultan, mengatakan pelibatan Arman dalam proses pencarian karena ia mengetahui jalur menuju lokasi.

“Arman yang bisa mengakses tempat ditemukannya korban kemarin. Jadi, kami mengikuti petunjuk dari masyarakat,” kata Andi Sultan.

Kendala

Ia menjelaskan, proses evakuasi terhadap korban sempat dilakukan sejak Minggu (18/1), atau setelah korban berhasil ditemukan. Namun, tim SAR mengalami kesulitan sehingga evakuasi ditunda.

“Kemarin kita mencoba mengangkat korban dari atas, tetapi tidak mampu karena terkendala cuaca. Jadi, kita mengambil opsi melakukan evakuasi melalui jalur darat dari masyarakat. Pak Arman yang sempat menemukan korban dan berhasil keluar. Artinya, dia mengetahui jalurnya,” sambungnya.

Tim Gabungan

Asisten Perencanaan Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Abi Kusnianto, mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim gabungan dari berbagai unsur.

“Kita sudah mengirim empat tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, termasuk Polhut, serta masyarakat sebagai penunjuk jalan. Jumlahnya sekitar 34 orang,” katanya.

Ia berharap evakuasi yang dipimpin oleh Arman dapat membuahkan hasil maksimal.

“Harapannya mereka bisa mengecek kondisi di dasar lokasi tersebut sehingga proses penemuan dan evakuasi jenazah dapat berjalan maksimal,” ujarnya.

Cerita Arman

Sebelumnya, Arman mengaku sebagai orang pertama yang menemukan satu orang korban pesawat ATR. Korban ditemukan berjenis kelamin laki-laki di ketinggian sekitar 200 meter dari puncak gunung.

“Iya, Pak. Saya yang pertama menemukan korban. Saya bersama dua orang teman, warga sekitar,” kata Arman kepada wartawan saat ditemui di Posko Tim Advance Jungle Unit (AJU) di halaman Kantor Desa Tompobulu, Balocci, Pangkep.

Arman bercerita, ia bersama dua temannya berniat membantu pencarian dan berangkat sejak pagi. Menurutnya, ia tidak sempat naik ke puncak karena sudah banyak tim SAR yang naik lebih dulu.

“Saya tidak naik ke puncak karena terlalu banyak orang,” katanya.

Meski tidak naik ke puncak, hal itu tidak menyurutkan niat Arman untuk melakukan pencarian. Ia tetap menyusuri kaki Gunung Bulusaraung hingga akhirnya menemukan satu orang korban.

“Saya temukan di kaki gunung, sekitar 200 meter dari puncak. Saya lihat itu laki-laki, masih utuh jenazahnya, tapi sudah tidak mengenakan pakaian,” jelasnya.

Arman sempat mendekati korban, namun tidak melihat wajahnya karena posisi korban dalam keadaan tengkurap.

Selain menemukan satu orang korban, Arman juga mendapati sejumlah barang bawaan korban, seperti alat elektronik dan dokumen.

“Di dekat jenazah, saya menemukan dua laptop dan HP, tetapi sudah hancur semua. Ada juga surat-surat, termasuk paspor dan kartu ATM,” bebernya.

Setelah menemukan korban, Arman langsung melaporkan temuannya kepada tim SAR lain yang berada di sekitar lokasi.

“Kebetulan ada juga tentara di dekat situ, jadi saya langsung melaporkan,” ucapnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Komentar Menohok Sule Atas Permohonan Teddy Pardiyana soal Ahli Waris
• 7 jam laluinsertlive.com
thumb
OTT KPK di Madiun, Uang Tunai Ratusan Juta Disita
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Prajogo Pangestu Borong 3,5 Juta Saham CUAN
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dua Proyek Vital di Surabaya Mangkrak, Rakyat Dirugikan!
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Budaya Perusahaan sebagai Nafas Koperasi Syariah
• 8 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.