Drama Korea SBS, No Tail to Tell telah menayangkan dua episode perdananya pada 16 dan 17 Januari 2026. Drama yang menampilkan Kim Hye Yoon sebagai Gumiho itu menuai komentar positif dari penonton.
Banyak yang memuji jalan ceritanya yang seru hingga kualitas akting para pemainnya. Namun, dua episode perdana No Tail to Tell mencetak rating yang cenderung rendah di bawah 5 persen.
Menurut Nielsen Korea, episode satu No Tail to Tell mendapatkan rating sebesar 3,7 persen, lalu mengalami penurunan pada episode dua menjadi 2,7 persen.
Rating rendah di episode awalnya dianggap wajar mengingat drama ini merupakan serial mingguan yang menayangkan dua episode setiap pekannya. Terlebih lagi, No Tail to Tell tayang bersamaan dengan drama-drama populer lainnya, seperti The Judge Returns di MBC, To My Beloved Thief di KBS2, hingga Undercover Miss Hong di tvN.
- QUIZ QUIZ Kuis Tebak Judul Drama Korea dari Nama Couple Utamanya Durasi menit
Hari penayangan episode pertama No Tail to Tell juga bertepatan dengan perilisan drama Korea Netflix, Can This Love be Translated? yang dibintangi Kim Seon Ho dan Go Youn Jung.
Meski perolehan ratingnya belum tinggi, dua episode pertama No Tail to Tell berhasil memikat hati penontonnya. Mereka berharap drama ini akan meraih rating yang lebih tinggi.
"Bagus banget sumpah seru pol sesuai ekspektasi. So far, episode 1 menarik, karakter Gumihonya rame dan cerewet, jadi ceritanya lebih rusuh dan semarak," tulis @her***.
"Semoga bisa dua digit ratingnya," komentar @ama***.
"Tayangnya nyicil jadi dimaklumi, padahal seru banget, kitanya harus ekstra sabar," tulis @all***.
Drama Korea No Tail to Tell berkisah tentang pertemuan Gumiho bernama Eunho dengan pemain sepakbola terkenal bernama Kang Si Yeol.
Berbeda dari Gumiho pada umumnya, Eunho begitu menikmati kehidupannya sebagai siluman rubah ekor sembilan dan menolak menjadi manusia. Namun, sebuah kejadian yang melibatkan Kang Si Yeol membuat Eunho berubah menjadi manusia biasa.
Karakter Eunho diperankan oleh Kim Hye Yoon, sementara Kang Si Yeol dimainkan oleh Park Solomon.



