Begini Kronologi Penemuan Pesawat ATR 42-500

jpnn.com
10 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan, pihaknya memberikan pendampingan, dukungan informasi dan layanan yang dibutuhkan secara penuh terkait pencarian pesawat ATR 42-500 di wilayah Maros, Sulawesi Selatan.

"Kami pastikan memberikan pendampingan, dukungan informasi dan layanan yang dibutuhkan," kata Dudy Purwagandhi dikutip Senin (19/1).

BACA JUGA: Tim DVI Polri Ambil Sampel Keluarga Pramugari Korban Pesawat Jatuh

Dudy menegaskan hingga saat ini pencarian puing-puing dan penumpang pesawat ATR 42-500 di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, terus dilakukan secara intensif, terkoordinasi baik dengan seluruh pihak berwenang.

"Kami menyampaikan empati dan keprihatinan mendalam kepada keluarga awak dan penumpang pesawat ATR 42-500," ujar Menhub.

BACA JUGA: Ini Serpihan Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak yang Ditemukan Tim SAR

Saat ini, tim SAR gabungan telah menemukan serpihan yang diduga kuat berasal dari pesawat ATR 42-500 dalam rangkaian operasi pencarian di wilayah Maros, Sulawesi Selatan.

Pemerintah melalui Basarnas, TNI, Polri, Kemenhub, AirNav Indonesia, BMKG dan pemerintah daerah, terus memperkuat upaya pencarian dan evakuasi di sekitar lokasi temuan.

"Penemuan serpihan ini merupakan bagian dari progres penting dalam proses pencarian, dan seluruh temuan saat ini sedang diverifikasi secara menyeluruh oleh otoritas berwenang," terang dia.

Lokasi penemuan serpihan pesawat itu berada di perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Lokasi tersebut berjarak sekitar 26,49 kilometer dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, dan berdekatan dengan posko Basarnas terdekat.

Pada pukul 07.46 Wita, tim berhasil mengidentifikasi secara visual serpihan pesawat berupa jendela yang menjadi penanda awal lokasi kecelakaan.

Selang tiga menit kemudian, tepatnya pada pukul 07.49 Wita, ditemukan serpihan berukuran besar yang diduga merupakan bagian badan pesawat beserta ekornya.

Dudy menegaskan saat ini keselamatan dan pencarian menjadi prioritas utama pemerintah.

Seluruh unsur terkait saat ini terus bekerja tanpa henti untuk memperluas area pencarian dan memastikan setiap informasi ditindaklanjuti secara cepat dan akurat.

"Informasi teknis terkait temuan serpihan, lokasi detail, serta perkembangan lanjutan pencarian akan disampaikan secara berkala dan resmi oleh otoritas terkait, khususnya Basarnas dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara setelah melalui proses verifikasi," jelasnya.

Pemerintah juga memastikan setiap langkah pencarian dan penanganan dilakukan sesuai prosedur keselamatan dan standar internasional, serta akan mendukung penuh proses lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemerintah berkomitmen untuk menyampaikan perkembangan secara terbuka, akurat dan bertanggung jawab, serta mendukung penuh proses lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Adapun jumlah orang di dalam pesawat (Persons on Board/POB) tercatat sebanyak 10 orang, yang terdiri atas tujuh awak pesawat dan tiga penumpang.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tak Perlu Antre Panjang, SIM Keliling Menyapa Jakarta Hari Ini
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Termurah Rp1,41 Juta, Simak Daftar Harga Emas Pegadaian pada 19 Januari 2026
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Foto: Yang Tersisa Usai Kebakaran Hebat Mal di Pakistan
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Pemprov DKI Siapkan Rp 31 Miliar untuk Modifikasi Cuaca Sepanjang 2026
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Top Skor Proliga 2026 Putra: Hanya Ada Dua Pemain Asing, Agil Angga Anggara Tak Tersentuh di Puncak
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.