Menhub Kunjungi Posko Pencarian Pesawat ATR : Kita Berharap Ada Keajaiban

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi mengunjungi posko Tim Advance Jungle Unit (AJU) yang berada di halaman kantor Desa Tompo Bulu, Balocci, Kabupaten Pangkep, Senin (19/1). Posko ini adalah posko induk pencarian pesawat ATR 42-500, yang hilang dan jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulsel.

Menhub Dudy didampingi oleh Kabasarnas Marsekal Muda TNI Mohammad Syafii dan Forkopimda Sulsel.

"Kami di sini untuk melihat bagaimana tim rescue dan search Basarnas bekerja yang terkoordinir dengan baik, perbantuan dari Pemda, TNI/Polri, dan seluruh pihak yang terlibat," kata Dudy kepada wartawan di lokasi.

Ia mengatakan, tim SAR saat ini tengah fokus melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban pesawat ATR. Pencarian dikoordinir langsung oleh Basarnas.

Tak hanya itu, ia juga akan memeriksa kabin untuk melakukan survei sebagai bagian dari tugas KNKT.

"Kita berharap bahwa Tim SAR masih bisa menemukan para korban ini dengan selamat," harapnya.

Meski pencarian tidaklah mudah karena faktor cuaca yang kerap hujan dan berkabut, medan yang jurang juga menjadi hambatan.

"Saya melihat bahwa kondisi wilayah di sini memang cukup ekstrem cuacanya, jadi kita sangat berharap teman-teman di lapangan bisa bekerja dengan baik. Selalu memperhatikan keselamatan," ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Dudy juga tidak luput mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel SAR yang telah melakukan proses pencarian hingga di hari ke-3 ini.

"Pada kesempatan ini saya menyampaikan banyak terima kasih atas kerja sama yang baik ini dalam upaya melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap korban," ucapnya.

Kabasarnas Harap Ada Keajaiban

Di kesempatan yang sama, Kabasarnas berharap ada keajaiban dalam tragedi pesawat ATR 42-500.

"Kita mengharapkan ada keajaiban dan juga kita mampu menemukan seluruh korban," kata Mohammad Syafii kepada wartawan.

"Karena kami yakini bahwa kepastian itu hanya milik Tuhan selama kita belum benar-benar menemukan, kita akan mengejar dalam kurun waktu yang ada," ucapnya.

Ia mengatakan, sebanyak 1.200 personel gabungan dilibatkan dalam pencarian hari ke-3 ini. Seluruh personel telah ditempatkan atau diberikan tugas masing-masing.

"Operasi ini kita fokuskan untuk menemukan dan evakuasi terhadap korban," ucapnya.

Syafii juga mengapresiasi kinerja tim SAR. Sebab, kurang dari 24 jam, telah berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat ATR dan sejumlah serpihan bangkai pesawat. Ia berharap, tim SAR menjaga kesehatan dan keselamatan dalam misi kemanusiaan ini.

"Dari operasi yang telah kita laksanakan kita sama-sama menyaksikan bahwa hambatan yang kita hadapi, yang pasti dari cuaca dan kondisi medan," ucapnya.

Terkait sejumlah temuan seperti serpihan badan pesawat, lanjut Syafii akan segera diserahkan ke KNKT untuk diteliti. Begitu juga dengan korban nantinya, akan diserahkan ke Tim DVI Polri.

"Beberapa (bagian) pesawat memang kita telah temukan dan tentu ini nanti kita serahkan dari KNKT nanti akan men-declare ini bagian apa dan ini apa," tandasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Penjelasan soal Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional
• 14 jam laludetik.com
thumb
Hari Ini Gunung Semeru 6 Kali Erupsi, Ini Rinciannya
• 11 jam lalumerahputih.com
thumb
Wamensos Apresiasi Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat dalam 1 Semester
• 58 menit laludetik.com
thumb
Beri Sindiran Tajam, Wardatina Mawa Sudah Blokir Insanul Fahmi
• 5 jam lalugenpi.co
thumb
Polemik Ijazah Jokowi, Perlukah Bawa Ijazah Asli Saat Mendaftar di KPU?
• 13 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.