Suami komedian Boiyen, Rully Anggi Akbar, sudah memberikan tanggapan terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana yang dituduhkan kepadanya. Rully dilaporkan ke polisi oleh Rio.
Klarifikasi suami Boiyen ditanggapi oleh kuasa hukum Rio, Santo Nababan. Ia mengatakan klarifikasi yang Rully dan kuasa hukumnya sampaikan justru membuka celah hukum baru terhadap Rully.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada kuasa hukum RAA dan juga RAA sendiri di mana setelah kami mendengar, melihat video tersebut, kami akhirnya meyakini ada dugaan tindak pidana baru," kata Santo di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Kuasa Hukum Pelapor soal Klarifikasi Suami BoiyenBerdasarkan klarifikasi Rully, Santo menyebut pihaknya kini mengantongi bukti untuk menjeratnya dengan pasal tambahan yang ancaman hukumannya jauh lebih tinggi.
"Setelah kemarin itu adanya klarifikasi dan bantahan, maka pasal lain, tindak pidana lain yang kami duga juga terjadi itu akhirnya sempurna. Pasal baru itu yang jelas ancaman hukumannya lebih dari pasal yang sudah kami laporkan," tutur Santo.
Santo menyatakan bahwa pihaknya menggarisbawahi adanya klausul 'untung rugi ditanggung bersama'. Santo menantang Rully untuk membuktikan hal tersebut.
Karena itu, Santo mengatakan bahwa klarifikasi dari Rully malah menguntungkan pihaknya.
"Kami sudah membaca ini semua, tidak ada kami temukan bahasa atau kalimat yang mengatakan untung-untung bersama, rugi-rugi bersama. Enggak ada," ucap Santo.
Rully dilaporkan ke polisi atas dugaan melanggar Pasal 492 dan Pasal 486 KUHP. Persoalan bermula dari Rully yang menawarkan Rio untuk berinvestasi.
Rully sempat menyerahkan sebuah proposal berisi penawaran investasi di sebuah perusahaan. Di dalam penawaran investasi ini, Rully menjanjikan adanya pembagian untung, yaitu 70% untuk founder atau pengelola, 30% untuk investor.
Berdasarkan proposal tersebut dan komunikasi yang baik dengan Rully, Rio mantap untuk berinvestasi. Akan tetapi, bagi hasil yang dijanjikan dalam proposal tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Rully memberikan bagi hasil selama 5 bulan. Rio memperoleh bagi hasil terakhir kali pada Desember 2023 dan ditransfer pada Januari 2024.
Rio sudah melayangkan somasi kepada Rully sebelum melaporkannya ke polisi. Rio meminta Rully segera melunasi kewajibannya.




