REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Menteri Ketenagakerjaan periode 2024–2025 Immanuel (Noel) Ebenezer Gerungan merasa "diselamatkan" oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di lingkungan Kemenaker.
Sebab, kata dia, apabila saat ini ia masih di luar tahanan sepanjang kasus tersebut masih berlangsung, Noel mengaku sudah tidak tahu bagaimana nasibnya ke depan.
Baca Juga
Akui Kasusnya Seperti Aib, Noel Ebenezer tak akan Ajukan Abolisi ke Prabowo
Keraton Solo Ribut, Paku Buwono XIV Protes SK Fadli Zon Tembuskan Surat Keberatan Hingga ke Prabowo
60 Negara Diundang Trump Ikut BoP, Indikasi Saingi PBB Menguat
"Kawan-kawan kan tahu bagaimana pengusaha-pengusaha yang saya sidak dan melakukan perlawanan. Makanya saya bilang ada partai dan ormas," ujar Noel saat ditemui sebelum sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada penyidik KPK karena tidak menyiksanya selama di tahanan. Bahkan, sambung dia, selama di tahanan ia sehat, makin gemuk, dan makin segar karena makanan, vitamin, dan nutrisi yang diberikan.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Selain itu, Noel menambahkan para penjaga tahanan di rumah tahanan (rutan) tempatnya bernaung sementara sangat bertanggung jawab, ramah, serta memiliki integritas.
"Alhamdulillah kondisi saya baik selama di tahan. Responsibility penjaga tahanannya luar biasa, pas semua. Yang nggak pas kebutuhan batin kita," katanya.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)