Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau bergejolak sepanjang perdagangan sesi pertama Senin, 19 Januari 2026. IHSG mencatat kenaikan 23,24 poin atau 0,26 persen ke level 9.099,7.
Berdasarkan pantauan VIVA di Stockbit, IHGS sempat terjun ke area 9.031 setelah melesat 0,26 persen ke posisi 9.098 saat pembukaan pasar. Fluktuasi berlanjut di zona merah yang perlahan naik hingga mencapai level tertinggi 9.100,22 jelang penutupan sesi pertama.
Nilai transaksi di pasar reguler tercatat sebesar Rp 16,58 triliun. Sementara itu, frekuensi transaksi sebanyak 2,51 juta kali.
Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat secara teknikal, pembentukan histogram positif pada MACD cenderung mengecil. Indikator stochastic RSI berada pada overbought area.
- ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Sektor konsumer siklial memimpin penguatan sebesar 0,86 persen. Kemudian sektor infrastruktur meningkat 0,34 persen dan sektor konsumer non-siklikal melonjak 0,30 persen.
Sebaliknya, sektor kesehatan dan bahan baku anjlok paling barah sebesar 1,09 persen. Sektor transportasi juga mengalami terkoreksi cukup besar, yakni 0,80 persen.
"Kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang level 9.050-9.125 pada perdagangan sesi kedua hari ini," ungkap Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya pada Senin, 19 Januari 2026.
Lebiha lanjut, Phintraco Sekuritas juga melaporkan tiga saham emiten yang mencetak lompatan harga tertinggi di jajaran 45 saham unggulan (LQ45) antara lain:
PT Astra International Tbk (ASII)
Saham ASII melesat 4,96 persen atau 350 poin menjadi 7.400.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
Saham BRPT melonjak 3,59 persen atau 130 poin ke level 2.960.
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
Saham DSSA meningkat 2,68 persen atau 2.976 poin ke area 113.975



:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Muhammad-Alif-Alrasied-1.jpg)