Awas Macet, Ada Galian PAM Jaya di Jalan M. Saidi Raya Pesanggrahan Jaksel

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepadatan lalu lintas terjadi di Jalan M. Saidi Raya, Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Senin (19/1/2026).

Kemacetan dipicu oleh proyek galian PAM Jaya yang mengambil sebagian badan jalan, sehingga menyempitkan ruang kendaraan yang melintas.

Untuk menekan kemacetan, petugas proyek memberlakukan sistem buka-tutup jalan di sepanjang area pekerjaan. Skema ini diterapkan guna menjaga arus kendaraan tetap berjalan meski dengan kapasitas terbatas.

Baca juga: Waspadai 9 Titik Tol Jabodetabek Rawan Macet saat Libur Isra Mi’raj, Ini Daftarnya

Pantauan Kompas.com di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB, pengendara roda dua dan roda empat sempat melintas dengan tertib mengikuti arahan petugas pengatur lalu lintas.

Antrean kendaraan juga terlihat tidak terlalu panjang, dan belum tampak adanya protes dari pengendara yang harus menunggu giliran melintas.

Situasi sempat kembali kondusif ketika hujan deras tiba-tiba mengguyur kawasan tersebut. Jalan menjadi relatif sepi karena sebagian kendaraan memilih berhenti. Namun, setelah hujan reda dan cuaca kembali cerah, volume kendaraan kembali meningkat.

Tak lama berselang, terdengar sejumlah klakson dari berbagai arah yang menandai mulai terjadinya ketegangan di antara pengendara. Beberapa warga sekitar yang menyaksikan kondisi tersebut hanya bisa menggelengkan kepala.

“Kenapa sih pada enggak bisa sabar?” keluh warga yang berjalan kaki di sekitar lokasi.

Dari arah Ciledug, terlihat seorang pengendara sepeda motor memprotes petugas terkait penerapan sistem buka-tutup jalan. Pada saat bersamaan, arus lalu lintas mulai tidak terkendali.

Baca juga: Warga Kalideres Keluhkan Truk Kontainer Beroperasi Pagi Hari, Bikin Macet dan Bahaya

Pengendara sepeda motor dari arah Betung Raya tampak tidak sabar dan mencoba mendekat ke sisa badan jalan yang tidak tertutup papan proyek. Dari arah berlawanan, sebuah truk molen melaju perlahan, sehingga petugas harus segera mengatur ulang arus kendaraan.

“Yang motor hijau mundur dulu!” perintah petugas kepada pemotor yang kemudian diikuti oleh pengendara tersebut.

Menurut warga sekitar, kondisi lalu lintas yang semrawut tersebut sudah terjadi sejak pagi hari, terutama saat volume kendaraan meningkat di jam-jam sibuk.

“Memang kayak begitu dari pagi, lebih parah lagi malah. Pada enggak mau ngalah. Tapi baru ini, kemaren belum. Ini nanti mungkin rame lagi sore,” ungkap seorang warga, Lina (30), saat ditemui di sekitar lokasi, Senin.

Lina menambahkan, proyek galian PAM Jaya tersebut baru mulai dikerjakan pada Jumat (16/1/2026) dan ditujukan untuk kepentingan warga, khususnya terkait peningkatan kualitas pasokan air bersih.

“Baru kok ini, sebenarnya buat warga sini juga. Soalnya di sini airnya enggak bagus, nah jadi dari PAM mungkin buat itu,” jelas dia.

Baca juga: Cegah Macet, Pengendara Diminta Tak Nonton Pembongkaran Tiang Monorel

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Adapun galian proyek dimulai di ruas Jalan M. Saidi Raya setelah perempatan Jalan Merpati Raya hingga sebelum Jalan Damai Raya. Ruas jalan ini menjadi salah satu jalur penghubung utama di kawasan tersebut.

Menurut petugas proyek, pekerjaan galian tidak hanya dilakukan di ruas tersebut, tetapi juga akan berlanjut ke jalan-jalan di sekitarnya. Proyek ini ditargetkan rampung pada Mei 2026.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Ditemukan Tak Jauh dari Kepala Pesawat
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Mengapa Berbicara dengan Kucing adalah Terapi, Bukan Halusinasi
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Rutin Sidak SPPG Selama Setahun, BGN Klaim Kualitas MBG Terus Membaik
• 11 jam lalusuara.com
thumb
Jelang Ramadan, warga Sawang Aceh Utara ingin tempat ibadah layak
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Danrem Sebut Benda Oranye yang Ditemukan Bukan Kotak Hitam Pesawat ATR42-500: Itu Pendeteksi Radar
• 23 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.