CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Aktivitas penerbangan dan pergerakan penumpang di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, dipastikan tetap berjalan normal pasca insiden jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan registrasi PK-THT di kawasan Pegunungan Bulusaraung.
PGS Branch Communication and CSR Department Head Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Taufan Yudhistira, menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak memberikan dampak terhadap operasional bandara, baik dari sisi penerbangan maupun pergerakan penumpang.
“Yang pertama kami menyampaikan turut berdukacita atas kejadian jatuhnya pesawat IAT PK-THT. Namun yang pasti memang kejadian tersebut tidak memengaruhi traffic di Bandara Sultan Hasanuddin, traffic penerbangan maupun traffic penumpang tidak dipengaruhi oleh kejadian tersebut,” ujar Taufan saat dikonfirmasi CelebesMedia.id, Senin (19/1/2026) siang.
Ia mengungkapkan, jumlah penumpang yang dilayani Bandara Sultan Hasanuddin masih berada pada angka normal harian. Rata-rata pergerakan penumpang tercatat di kisaran puluhan ribu orang setiap harinya.
“Yang pasti memang data sehari-hari itu kurang lebih 27.000 sampai 28.000 pergerakan penumpang per hari, dan itu memang data normal yang memang hari-harinya seperti itu,” jelasnya.
Terkait kondisi cuaca, Taufan menyampaikan bahwa faktor cuaca memang menjadi salah satu aspek yang memengaruhi operasional penerbangan. Namun, seluruh informasi cuaca selalu diperbarui dan disampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan di lingkungan bandara.
Menurutnya, setiap informasi cuaca yang disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) langsung ditindaklanjuti dengan kesiapsiagaan seluruh pihak terkait, khususnya maskapai penerbangan.
“Jadi yang pasti ketika BMKG menyampaikan informasi mengenai cuaca, tentunya kami di Bandara siap, kemudian maskapai pun juga siap,” lanjut Taufan.
Ia juga menegaskan bahwa pengaturan rute dan jalur penerbangan, termasuk yang melintasi kawasan Pegunungan Bulusaraung, bukan merupakan kewenangan pihak bandara, melainkan otoritas navigasi penerbangan.
“Kalau jalur di Bulusaraung itu tergantung rekan-rekan Air Nav ya, rekan-rekan Air Nav yang menentukan rute pesawatnya itu, jalur-jalur yang dilewatin pesawat,” ucapnya.
Selain memastikan operasional bandara tetap berjalan normal, pengelola Bandara Sultan Hasanuddin juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung pasca insiden. Fasilitas tersebut meliputi media center bagi awak media serta greeters meeters untuk keluarga korban.
“Aktivitas kami di Bandara Sultan Hasanuddin normal, kemudian kami juga menyediakan media center untuk rekan-rekan media, bandara juga telah menyiapkan greeters meeters untuk keluarga korban, namun yang pasti untuk operasional bandara normal,” pungkas Taufan.
Hingga kini, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin terus beroperasi seperti biasa sembari mendukung upaya kemanusiaan serta koordinasi lintas instansi dalam penanganan insiden jatuhnya pesawat ATR 42-500 di wilayah Pegunungan Bulusaraung.
Laporan: Rifki

:strip_icc()/kly-media-production/medias/4200764/original/074334300_1666511721-myopi_1.jpg)
