'Anies Adalah Kami': Partai Gerakan Rakyat Resmi Lahir, Siap Jadikan Anies Baswedan Presiden

suara.com
7 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Ormas Gerakan Rakyat bertransformasi menjadi partai politik dengan tujuan mengusung Anies Baswedan sebagai Presiden RI.
  • Deklarasi ini dilakukan pada Rakernas I Partai Gerakan Rakyat yang dilaksanakan di Jakarta pada Minggu, 18 Januari 2026.
  • Partai menargetkan pengesahan legal oleh Kemenkumham selambat-lambatnya pada bulan Februari 2026 untuk ikut kontestasi.

Suara.com - Peta politik nasional kembali diramaikan dengan kehadiran kekuatan baru. Organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Rakyat resmi bertransformasi menjadi partai politik dan secara tegas mendeklarasikan satu tujuan utama: mengantarkan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, ke kursi Presiden Republik Indonesia.

Deklarasi yang menggelegar ini menjadi agenda sentral dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I 2026 Partai Gerakan Rakyat yang digelar di Jakarta, Minggu (18/1/2026).

Di hadapan ratusan kader, Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, tanpa ragu menyebut nama Anies sebagai satu-satunya figur yang akan diperjuangkan partainya dalam kontestasi kepemimpinan nasional mendatang.

“Kami menginginkan bahwa pemimpin nasional nanti insyaallah adalah Anies Rasyid Baswedan,” ujar Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid dengan nada mantap.

Pernyataan ini bukan sekadar dukungan politik biasa. Sahrin menegaskan bahwa arah perjuangan dan bahkan identitas partai yang baru lahir ini telah menyatu sepenuhnya dengan sosok Anies Baswedan.

Hubungan antara partai dan Anies digambarkan sebagai sebuah ikatan yang tak terpisahkan, di mana eksistensi partai didedikasikan sepenuhnya untuk visi kepemimpinan Anies.

“Sudah jelas arah perjuangan kita ke depan bahwa di kondisi seperti apapun, Anies Baswedan adalah Gerakan Rakyat dan Gerakan Rakyat adalah Anies Baswedan,” katanya, yang disambut riuh tepuk tangan peserta Rakernas.

Sebagai simbol dari fusi identitas tersebut, Anies Baswedan secara resmi telah menjadi anggota pertama dan utama dari partai ini.

Sahrin Hamid mengungkapkan bahwa Kartu Tanda Anggota (KTA) dengan nomor istimewa 0001 telah diserahkan langsung kepada Anies pada 17 Desember 2025 lalu, menandakan posisi sentral Anies sebagai ruh perjuangan partai.

Baca Juga: Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Parpol, Pengamat: Anies Baswedan Tak Cukup Andalkan Akar Rumput

Langkah Gerakan Rakyat tidak berhenti pada deklarasi. Mereka kini berpacu dengan waktu untuk melegitimasi diri sebagai peserta dalam arena politik formal.

Sahrin menargetkan partainya sudah terdaftar dan disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI paling lambat pada Februari 2026.

Untuk mencapai target ambisius tersebut, ia membakar semangat seluruh kader untuk bekerja militan.

Proses verifikasi partai politik oleh Kemenkumham dikenal memiliki syarat yang ketat, mulai dari kepengurusan di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan, serta pemenuhan syarat administrasi lainnya. Sahrin optimistis, dengan semangat yang ada, semua rintangan itu dapat dilalui.

“Insyaallah kita akan mampu mendirikan satu partai politik, Partai Gerakan Rakyat ini, dan memenuhi seluruh syarat-syarat yang diminta oleh negara,” katanya sebagaimana dilansir Antara.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wall Street Turun, Saham Bank Tertekan Usai Trump Mau Batasi Bunga Kartu Kredit
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
OJK Beri Lampu Hijau, CIMB Niaga (BNGA) akan Dirikan Bank Umum Syariah
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Harga Emas Antam Ngegas, Naik Tajam
• 7 jam lalugenpi.co
thumb
Cara Refund Tiket Kereta Api yang Terdampak Banjir
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Iran Berdarah: Korban Tewas Diduga Tembus 20.000, Trump Hentikan Negosiasi dan Kirim Sinyal Perang
• 3 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.