Smartwatch Jadi Petunjuk Baru Pencarian Co-Pilot ATR 42-500, Ini Respons Basarnas

fajar.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, PANGKEP — Harapan muncul di tengah proses pencarian korban jatuhnya pesawat ATR 42-500. Seorang perempuan yang mengaku sebagai saudara dari pacar co-pilot pesawat, Farhan Gunawan, menyampaikan adanya dugaan tanda kehidupan berdasarkan data dari smartwatch milik Farhan.

Perempuan tersebut menyebut dirinya sebagai kakak dari Dian, yang merupakan kekasih Farhan.

Ia mengatakan hubungan keduanya telah terjalin selama lima tahun. Video pernyataan itu dibuat karena sang adik belum siap menghadapi media akibat kondisi psikologis yang masih terguncang.

“Saya saudaranya Farhan, dari adik saya, namanya Dian. Adik saya adalah pacarnya Farhan. Mereka udah pacaran 5 tahun,” ucapnya dikutip pada Senin (19/1/2026).

Ia menjelaskan, tujuan menyampaikan video tersebut agar informasi yang dimiliki keluarga dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.

Kata dia, ponsel Farhan ditemukan di hutan dan kini sudah berada di tangan Dian.

“Maksud saya memberikan video ini adalah, adik saya tidak mampu untuk diwawancarai ke media karena dia lagi shock dan sekarang lagi berjuang nyari Farhan,” katanya.

Perempuan itu melanjutkan, Setelah ponsel Farhan ditemukan, keluarga menemukan fakta bahwa perangkat tersebut masih terhubung dengan smartwatch milik Farhan.

“Dan HP Farhan ada dapat di hutan, terus HPnya sekarang udah dipegang sama adik saya,” dia menuturkan.

“Nah HP dia itu terhubung ke smartwatchnya, terus dicek smartwatchnya itu ternyata ada pergerakan langkah kaki Farhan dari pagi jam 6 ada berapa langkah,” tambahnya.

Ia menyebut, pergerakan langkah tersebut terus bertambah hingga malam hari.

“Terus ditambah lagi jam 10 sampai malam juga ada, saya lupa jamnya berapa aja. Intinya pergerakan langkah kakinya itu makin lama makin bertambah,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan permohonan langsung kepada Presiden Prabowo agar pencarian diperkuat, mengingat Farhan diduga telah bertahan selama beberapa hari.

“Dan ini hari ketiganya di hutan, jadi tolong kepada Bapak Prabowo atau siapapun menteri-menteri di sana yang bisa ngasih bantuan,” pintanya.

Ia berharap pengerahan personel dan alat pencarian bisa ditambah, khususnya dukungan udara.

“Tolong-tolongkan tim SAR lebih banyak lagi Pak, sekaligus sama helikopter atau apalah Pak yang bisa nyari dia ke hutan sana Pak,” tukasnya.

“Saya mohon sekali Pak, tolong selamatkan Farhan Pak. Karena dia sudah memberikan tanda-tanda pak. HP-nya masih terhubung dan ada pergerakan langkah kakinya, Pak,” sambung dia.

Menanggapi pernyataan tersebut, staf AMC Basarnas, Arman Amiruddin, yang ditemui di Posko AJU Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti informasi tersebut dengan berkoordinasi bersama kepolisian.

“Sementara tim juga berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, ini kami sudah koordinasi bahwa pihak pacar ini sudah melaporkan ke Cyber Crime Polda,” kata Arman.

Ia menjelaskan, laporan tersebut bertujuan untuk melacak koordinat terakhir dari perangkat Farhan.

“Kami meminta supaya bisa dilacak koordinat terakhir,” sebutnya.

Arman menuturkan, berdasarkan laporan awal, terdapat data pergerakan langkah pada waktu tertentu.

“Karena dari laporan yang dia kirim itu, per jam 06.53 Wita, hari Minggu, ada terbaca seribu langkah,” ucap Arman.

“Terus sampai ke jam 05.33 wita, ada 13 ribu langkah,” lanjut Arman.

Meski demikian, Basarnas belum dapat memastikan bahwa data tersebut menunjukkan tanda kehidupan.

“Untuk memastikan yang beredar, kami belum bisa memastikan bahwa ini hidup atau gimana,” tegasnya.

Ia menambahkan, ponsel Farhan sebelumnya terkunci sehingga perlu dibawa ke Makassar untuk dibuka secara resmi.

“Intinya, handphone kami serahkan memang kemarin untuk bisa dibuka kuncinya,” terangnya.

“Karena locknya gak bisa di ini, makanya kami buatkan surat pernyataan supaya bisa dibawa ke Makassar untuk dibuka,” lanjut Arman.

Setelah ponsel berhasil dibuka, barulah informasi mengenai aktivitas tersebut disampaikan oleh pihak keluarga. Namun, temuan di lapangan belum menguatkan dugaan tersebut.

“Setelah dibuka, barulah pihak pacarnya ini bilang ada aktivitas tapi tim kami yang turun di lokasi dan yang menemukan barang ini, itu tidak ada sama sekali mendengar permintaan tolong dan lain sebagainya,” jelasnya.

Ia menegaskan, seluruh personel yang berada di sekitar lokasi, termasuk tim yang bermalam di area pencarian, tidak mendengar tanda-tanda keberadaan korban.

“Termasuk tim yang menuruni tebing. Yang nginap di atas kan masih ada sepuluh orang,” katanya.

“Memang tidak ada suara atau permintaan bantuan. Kami tidak bisa mengatakan bahwa itu ada tanda kehidupan,” tegas Arman.

Meski begitu, ia mengakui adanya data pergerakan yang masih perlu dianalisis lebih lanjut.

“Tapi melihat dari kondisi ini, dilihat secara ini, ada pergerakan,” bebernya.

“Tapi untuk memastikan itu hidup atau seperti apa, kami belum bisa (pastikan),” tambahnya.

Saat ini, Basarnas masih menunggu hasil pelacakan dari tim siber kepolisian untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Sambil menunggu laporan dari cyber crime, kami menunggu koordinat yang terakhir on, supaya kami bisa menuju ke titik itu,” tandasnya.

“Hasil pemeriksaan cyber crime, nanti itu kami olah, kami kirim ke tim yang ada di puncak untuk menuju ke titik terakhir,” kuncinya.

(Muhsin/fajar)

Keterangan: Tangkapan layar video yang saat ini viral


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Penyanyi Countri Karley Scott Collins Bantah Jalin Hubungan Asmara dengan Keith Urban
• 2 jam lalutabloidbintang.com
thumb
“Akan Terlaksana”: Trump Tentang Menghilangkan “Ancaman Rusia” dari Greenland
• 1 jam laluerabaru.net
thumb
Perombakan dan Ketatnya Persaingan di Lini Belakang Persebaya Surabaya, Akankah Bek PSM Yuran Fernandes Menyusul?
• 11 menit laluharianfajar
thumb
Gempa Hari Ini Magnitudo 3,7 Guncang Halmahera Barat Malut
• 11 menit lalurctiplus.com
thumb
Dibintangi Fajar Sadboy, Web Series Yang Penting Ada Cinta Penuh Drama Pelik
• 14 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.