FAJAR, SURABAYA — Persebaya Surabaya kembali melakukan perombakan skuad pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Setelah mendatangkan sejumlah pemain baru, satu nama kini dipastikan meninggalkan Green Force. Bek senior Kadek Raditya disebut telah hengkang jelang putaran kedua kompetisi.
Manajemen Persebaya memang belum mengeluarkan pernyataan resmi. Namun sinyal kepergian Kadek Raditya menguat setelah akun suporter @emosijiwakucom mengunggah pesan perpisahan.
“58 penampilan di liga bersama Persebaya, 4.444 menit bermain, satu gol (via @transfermarkt.co.id). Terima kasih banyak bli @radityamaheswara,” tulis akun tersebut.
Musim 2025/2026 menjadi periode sulit bagi Kadek Raditya. Pemain kelahiran Denpasar itu hanya tampil dalam tiga pertandingan di putaran pertama dengan total 79 menit bermain. Ketatnya persaingan di jantung pertahanan membuat menit bermainnya kian terbatas.
Kepergian Kadek sekaligus menegaskan bahwa lini belakang Persebaya kini memasuki fase kompetisi internal yang sangat sengit.
Lima Bek Tengah Berebut Satu Tempat
Hingga memasuki putaran kedua, Persebaya masih memiliki lima bek tengah yang siap bersaing memperebutkan kepercayaan Bernardo Tavares.
- Risto Mitrevski
Risto Mitrevski tetap menjadi pilihan utama di jantung pertahanan. Bek asal Makedonia Utara itu sudah tampil dalam delapan pertandingan, meski sempat absen panjang akibat cedera bahu.
Berdasarkan data I-League, Risto mencatat 30 intersepsi, 39 sapuan, dan delapan tekel, angka yang menegaskan perannya sebagai tembok utama lini belakang Green Force.
- Leo Lelis
Sempat kesulitan menembus starting XI di awal musim, Leo Lelis mulai mendapat kepercayaan sejak laga kontra Persija Jakarta. Bek asal Brasil itu sudah tampil dalam 11 pertandingan di putaran pertama.
Duetnya bersama Risto Mitrevski menjadi fondasi pertahanan Persebaya. Leo mencatat 55 sapuan, 21 intersepsi, dan sembilan tekel, menjadikannya salah satu bek paling konsisten.
- Randy May
Randy May kerap menjadi opsi saat Persebaya ingin menutup pertandingan. Bek berusia 26 tahun itu tampil dalam enam pertandingan.
Meski berposisi natural sebagai bek tengah, Randy juga mampu bermain sebagai bek sayap. Catatan statistiknya meliputi empat sapuan, tiga tekel, dan dua intersepsi.
- Sheva Kardanu
Bek muda ini masih menunggu debutnya. Sheva Kardanu sudah empat kali masuk daftar susunan pemain, namun belum mendapatkan kesempatan tampil. Putaran kedua bisa menjadi momentum pembuktian baginya. - Gustavo Fernandes
Gustavo Fernandes menjadi rekrutan anyar Bernardo Tavares untuk putaran kedua. Bek asal Brasil ini sebelumnya memperkuat FC Penafiel di Liga Portugal 2.
Menariknya, Gustavo selalu tampil sebagai starter dalam lima pertandingan terakhir bersama Penafiel sebelum hijrah ke Surabaya. Kehadirannya otomatis menambah persaingan di sektor bek tengah.
Akankah Yuran Fernandes Menyusul?
Ketatnya komposisi bek tengah Persebaya memunculkan satu pertanyaan besar: apakah manajemen masih akan menambah bek lagi?
Nama Yuran Fernandes, bek tangguh milik PSM Makassar, sempat dikaitkan sebagai opsi berpengalaman yang cocok dengan karakter Bernardo Tavares.
Namun, dengan lima bek tengah yang sudah ada, ruang bagi pemain baru tentu sangat terbatas. Jika Yuran benar-benar masuk radar, bukan tidak mungkin akan ada pemain lain yang kembali tersingkir.
Putaran kedua Super League akan menjadi panggung seleksi alami. Bernardo Tavares dikenal tak ragu melakukan rotasi dan perubahan jika performa tak sesuai ekspektasi.
Satu hal yang pasti, lini belakang Persebaya kini bukan sekadar soal kualitas, tetapi soal siapa yang paling siap secara mental dan konsisten di bawah tekanan.




