JAKARTA, KOMPAS.com - Warga yang terdampak pembatalan keberangkatan kereta api (KA) awalnya panik dan bingung saat menerima informasi itu secara mendadak.
Salah satunya Mayla (18), yang sedang mengantre refund tiket atas nama ayahnya di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2025),
Ia bercerita, lima orang anggota keluarganya terdampak pembatalan keberangkatan KA Tegal Bahari dari Tegal ke Jakarta pada Minggu (18/1/2026).
"Jadi pemesanan keretanya itu aku lupa jam berapa, pokoknya harusnya kemarin itu berangkat jam 15.00 WIB dari Tegal ke arah Jakarta," ujar Mayla.
Ada lima orang dalam rombongan Mayla. Sebanyak empat tiket sudah bisa di-refund 100 persen lewat aplikasi, dengan total Rp 1,3 juta.
"Yang punya ayah saya belum. Jadi ini ngurus," imbuh dia
Baca juga: Dampak Banjir Jateng: 9 Perjalanan Kereta Api Terhambat, Ratusan Penumpang Diturunkan di Cirebon
2 jam menunggu di stasiun
Mayla dan keluarga sudah tiba di Stasiun Tegal pada Minggu untuk bersiap berangkat ke Jakarta.
Mereka tiba di stasiun sekitar pukul 14.30 WIB.
Saat tiba di Stasiun Tegal, situasinya sudah ramai penumpang yang melakukan pembatalan tiket.
Mayla dan keluarga saat itu pun belum menyadari bahwa kereta mereka sudah dibatalkan keberangkatannya.
Sehingga mereka tetap masuk ke dalam stasiun untuk persiapan keberangkatan.
"Kayak kita mikir, 'oh mungkin kereta kita masih belum dibatalin'. Jadi kita tetep masuk. Ternyata pas di dalam antrean keberangkatan baru tahu kena juga kereta kita dibatalin gitu," jelas Mayla.
"Aku sama keluarga aku di situ dua jam nunggunya, di Tegal, Stasiun Tegal ya. Jadi kayak kita dari jam 15.00-17.00 WIB di stasiun," lanjut dia.
Setelah berusaha mencari informasi dan alternatif kendaraan lain untuk menuju ke Jakarta, keluarga Maya memutuskan untuk menyewa mobil dari Tegal ke Jakarta.